Breaking News:

Usai Peragakan 105 Adegan, Tersangka Tinus Tanaem Ungkap Kecewa Atas Aksi Bejatnya

Usai peragakan 105 adegan, tersangka Yustinus Tanaem ungkap kecewa atas aksi bejatnya

Penulis: Ray Rebon | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RAY REBON
Proses Rekonstruksi kasus pembunuhan dan pemerkosaan di Kelurahan Batakte, Kabupaten Kupang, Jumat 28 Mei 2021. 

Usai peragakan 105 adegan, tersangka Yustinus Tanaem ungkap kecewa atas aksi bejatnya

POS-KUPANG.COM | KUPANG--Tersangka Yustinus Tanaem (41) kasus pembunuhan sekaligus pemerkosaan di Kabupaten Kupang usai memeragakan 105 adegan mengakui kekecewaannya atas perbuatan yang telah dilakukan kepada korban Nani Welkis maupun korban lainnya.

Ungkapan kekecewaan Tersangka Tinus Tanaem tersebut diungkapkannya kepada Kapolres Kupang, AKBP Aldinan Manurung dan sejumlah awak media saat melakukan Konferensi pers di TKP pada Jumat, 28 Mei 2021.

Selain mengungkapkan kekecewaan atas perbuatannya kepada para korban, salah satunya Yuliani Apriani Welkis atau Nani Welkis, ia juga mengakui kalau dirinya dalam tahun ini telah membunuh dan memperkosa dua gadis di wilayah kupang barat, Kabupaten Kupang.

Baca juga: Pemkab Matim Kembali Raih Opini WTP Untuk LKPD 2020 dari BPK RI

Baca juga: Badai Rob Landa Parumahan di Kabupaten Sikka, Warga Mengungsi

Selain itu, Tersangka Tinus pun mengakui kalau di tahun yang berbeda dirinya telah melakukan pemerkosaan terhadap dua korban gadis lainnya, namun tidak dibunuhnya.

Terpisah, Kapolres Kupang, AKBP Aldinan Manurung kepada awak media menyampaikan kalau pihaknya berhasil mengungkap kasus pembunuhan berantai yang dilakukan oleh tersangka Tinus Tanaem, serta pihaknya mengarahkan analisa terhadap kelakuan maupun kelainan dari Tersangka Tinus dan mungkin bisa diklasifikasikan sebagai predator.

Dia mengungkapkan bahwa, kasus yang berhasil diungkap adalah kedua korban yang berusia belasan tahun dengan modus atau tawaran yang sama dari Tersangka Tinus Tanaem.

Menurut Kapolres Kupang, perbuatan dari tersangka Tinus Tanaem tersebut sangat keji dan biadab karena memaksa dan mengancam para korban hingga berujung pembunuhan serta pemerkosaan.

Baca juga: Tiga Kali Berturut-Turut Raih Opini WTP Terkait LHP-LKPD, Bupati Hery Beri Apresiasi Untuk ASN

Baca juga: Raul Lemos Disebut Kawin Lagi untuk Poligami, Krisdayanti Sampai Histeris Sebut: Oh My God!

Selain itu, Tersangka Tinus pun sempat mengaburkan perbuatan pidananya usai membunuh dan memperkosa kedua korban dengan cara masuk kedalam komentar Facebook dan menanyakan tentang rumah korban.

"Tersangka Tinus ini usai membunuh dan memperkosa korban, ia masuk ke komentar Facebook dan berkomentar bahwa 'e kasian sekali, dimana rumah korban. Ternyata ia berusaha untuk mengaburkan perbuatan pidanya. Namun karena bantuan dari rekan reserse, Polres Kupang dan Masyarakat berhasil mengungkap kasus pidana ini yang telah menghebohkan masyarakat," kata dia

Dia menegaskan bahwa, untuk tersangka Tinus akan diberikan sanksi yang paling berat yakni sanksi hukuman mati.

Selain itu, setiap proses penyidikan sampai proses persidangan akan dikawal dan diikuti terus sampai tersangka Tinus Tanaem mendapatkan hukuman mati.

Diakhir pernyataannya, Kapolres Kupang mengimbau agar masyarakat harus lebih waspada dan berhati-hati dalam bermedsos dan jangan tergiur cepat dengan ajakan dari orang yang belum dikenal. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ray Rebon)

Berita Kabupaten Kupang

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved