NEWS ANALYSIS DR James Adam Pengamat Ekonomi Regional: Aksi Serempak Pemda
NEWS ANALYSIS DR James Adam pengamat ekonomi regional: aksi serempak pemda
NEWS ANALYSIS DR James Adam pengamat ekonomi regional: aksi serempak pemda
POS-KUPANG.COM - UNTUK Provinsi NTT realisasi APBD tahun 2021 memang masih rendah, karena sejumlah proyek belum jalan akibat badai Seroja yang membuat pemda fokus secara khusus.
Begitu juga untuk belanja pemerintah lainnya untuk sejumlah program pembangunan belum terlaksana secara baik karena kasus Covid-19 masih menjadi halangan, apalagi ada kebijakan refocusing anggaran.
Sudah memasuki bulan keenam, mestinya pemda membuat aksi yang serempak, agar pemanfaatan anggaran dengan sisa waktu enam bulan ini bisa terserap dengan cepat.
Baca juga: KKB Papua Makin Terpojok dan Ketar-ketir 400 Pasukan Setan Akan Turun, Bakal Menyerah? Cek Fakta
Baca juga: Sikat Desak DPRD Kota Kupang Lanjut Sidang
Memang ada kendala teknis, sebab tentu dengan proses Covid-19 ini pasti banyak program atau kegiatan akan tidak sepenuhnya dilaksanakan seperti biasanya, dan ini yang mengganggu tingkat penyerapan.
Dampak dari rendahnya realisasi ini bisa saja banyak anggaran tidak terserap karena dilihat dari kondisi yang tidak memungkinkan, akhirnya tingkat penyerapan rendah. Namun jika terjadi demikian tidak ada dampak negatif karena situasi atau kondisi hingga saat ini belum stabil.
Baca juga: Keluarga Benediktus Boli Hayon Kecewa Bawa Jenazah Pakai Pikap
Baca juga: Dokter Wajib Siaga hingga Akhir Juli Antisipasi Lonjakan Covid-19
Saya berharap agar pemda secepatnya menggenjot belanja pemerintah untuk program-program dengan dana besar-besar yang bisa dilaksanakan sebelum tahun anggaran berakhir. (cr6)