Air Danau Kelimutu Turun
Permukaan Air Danau Kelimutu Ende Turun Sejak Juni 2019
Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Kelimutu menjelaskan, turunnya permukaan air di danau kawah tiga terpantau sejak Juni 2019
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | ENDE - Gabriel Ragho kepala Pos Pengamatan Gunung Api Kelimutu kepada POS-KUPANG.COM, menjelaskan, turunnya permukaan air di danau kawah tiga terpantau sejak Juni 2019.
Dia katakan pihaknya sudah melaporkan ke pusat Vulkanologi di Bandung. Kala itu, lanjutnya, penurunan permukaan air belum terlalu signifikan. Namun kondisi saat ini turunnya sudah signifikan.
Menurutnya penurunan permukaan air turun bisa disebabkan oleh banyak faktor antara lain, cuaca, suhu permukaan meningkat, ada penyerapan atau penyusupan air ke dalam tanah.
Namun, lanjutnya, untuk memastikan penyebabnya, volume air saat ini, harus dilakukan melalui riset atau penelitian oleh ahli. "Sampai saat ini belum ada penelitian," ungkapnya.
Baca juga: Bebatuan Dalam Kawah Danau Kelimutu Ende Mulai Terlihat, Air Menyusut dan Keruh
Baca juga: Julie Laiskodat Datangi Sekertariat DPD NasDem Kabupaten TTS, Ini Yang dilakukan
Gabriel mengakui, akibat turunnya permukaan air, bebatuan di danau mulai kelihatan. "Dulunya batu - batu di danau tidak kelihatan tetapi sekarang sudah kelihatan," kata Gabriel.
Gabriel menyebut, dulu pernah dilakukan penelitian oleh para ahli soal volume air masing-masing kawah. Rinciannya kawah satu 446 ribu meter kubik, kawah dua 501 ribu meter kubik dan kawah tiga 345 ribu meter kubik.
Namun, sampai saat ini, kata Gabriel, belum pernah dilakukan kembali dilakukan penelitian.
"Jadi kita tentu tidak bisa sampaikan bahwa dengan turunnya permukaan air saat ini kita tidak bisa sampaikan volume air yang tersisa berapa," ungkapnya.
Baca juga: Kadis Kesehatan Sebut Angka Stunting di Kabupaten TTU Menurun Signifikan
Baca juga: Poltekpar Bali Gelar Destination Field Research di Labuan Bajo, Ini Tujuannya
Menurutnya, informasi yang beredar bahwa permukaan air danau Kelimutu kawah tiga turun hingga lima meter, mungkin diukur atau diperkirakan dari bekas air pada dinding kawah. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bebatuan-dalam-kawah-danau-kelimutu-ende-mulai-terlihat-air-menyusut-dan-keruh.jpg)