Dikunjungi Presiden Jokowi, Megawati Ungkapkan Pepatah Gara-Gara Nila Setitik, Lho Apa Maksudnya?

Di tengah penanganan kasus dugaan korupsi oleh kader PDIP, Juliari Batubara, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri angkat bicara.

Editor: Frans Krowin
istimewa
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Di tengah penanganan kasus dugaan korupsi oleh kader PDIP, Juliari Batubara, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri angkat bicara.

Putri Presiden Soekarno itu mengatakan, ia tak kuat mendengar kabar kalau ada anak bangsa, termasuk kader PDIP yang tertangkap karena melakukan tindakan penyalahgunaan keuangan negara.

Putri Bung Karno mengatakan itu usai melakukan halal bi halal secara virtual dengan pengurus partai dan organisasi sayap partai di seluruh Indonesia, Rabu 19 Mei 2021.

Dalam acara tersebut, Megawati Soekarnoputri mengungkapkan sejumlah hal, mulai dari pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo, kewajiban mengikuti protokol kesehatan (Prokes) pencegahan covid-19, kepemimpinannya di partai, hingga Pilpres 2024 mendatang.

Dikatakannya, Presiden Jokowi datang ke kediamannya di Teuku Umar dua hari yang lalu.

Presiden ke-5 RI itu mengaku banyak bicara soal mudik lebaran lalu.

"Saya dan Pak Jokowi sama-sama prihatin bagaimana kedisiplinan terhadap prokes menurun. Hal itu terlihat saat mudik," kata Megawati.

Baginya, pemerintah telah bertindak tepat dan bersikap baik terhadap rakyat.

Sebab pemerintah tidak hanya bekerja keras untuk memperkuat proses pencegahan virus, tetapi juga memperkuat perawatan di Puskesmas dan rumah sakit.

Dan masih ditambah lagi dengan vaksinasi.

"Kita jangan sampai kendor berdisiplin seperti terlihat di India dimana penyebarannya sangat luas. Seluruh kader dan anggota partai harus berdisiplin dan sekaligus membantu masyarakat dan pemerintah," ujarnya.

"Saya sendiri memberi contoh, taat pada keputusan pemerintah untuk menjaga prokes. Saya sudah lebih dari 1 tahun 3 bulan tidak kemana mana," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Megawati juga berbicara soal isu stunting yang wajib mendapat perhatian dari para kader.

Megawati mendorong para pengurus untuk aktif membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengetahuan akan gizi.

Kalau faktor gizi anak itu tidak diperhatikan, maka anak bisa terkena stunting.

Megawati juga sedikit bernostalgia ketika mengawali kepemimpinannya di partai PDI Perjuangan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved