Di Hadapan Pendemo, Kajari Lembata Janji Tuntaskan Kasus Tanah Desa Merdeka

Di hadapan pendemo, Kajari Lembata janji tuntaskan kasus tanah Desa Merdeka

Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/RICKO WAWO
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Lembata Ridwan Sujana Angsar berjanji menuntaskan kasus dugaan korupsi tanah desa di Desa Merdeka, Kecamatan Lebatukan. Pernyataan ini dia ungkapkan di hadapan ratusan pendemo dari Aliansi Rakyat Lembata Bersatu, Kamis, 20 Mei 2021. 

Di hadapan pendemo, Kajari Lembata janji tuntaskan kasus tanah Desa Merdeka

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA-Kepala Kejaksaan Negeri Lembata ( Kajari Lembata) Ridwan Sujana Angsar berjanji menuntaskan kasus dugaan korupsi tanah desa di Desa Merdeka, Kecamatan Lebatukan. Pernyataan ini dia ungkapkan di hadapan ratusan pendemo dari Aliansi Rakyat Lembata Bersatu, Kamis, 20 Mei 2021.

"Kami nyatakan bahwa perkara itu masih kami lakukan penyidikan. Penyidikan perkara itu tertanggal 1 Maret 2021 dan sekarang tanggal 20 Mei 2021," tegasnya disambut tepuk tangan massa pendemo.

Menurutnya, ada beberapa proses yang harus penyidik kejaksaan penuhi. Untuk memenuhi unsur delik yang disangkakan maka pihaknya selalu berkoordinasi dengan semua pihak terkait kasus tanah di desa Merdeka.

Baca juga: Bupati Manggarai Buka Musrenbang RPJMD Kabupaten Manggarai Tahun 2021-2026

Baca juga: Final, Golkar NTT Umumkan 343 Bakal Calon Kepala Daerah Seluruh NTT

Saat ini kasus tersebut dalam proses perhitungan kerugian negara. Jadi pihak kejaksaan masih menunggu BPKP datang ke Lembata untuk melakukan perhitungan kerugian negara.

"Nanti kalau sudah ada hasilnya, pasti kami secara transparan menyampaikannya ke publik karena itu merupakan tanggung jawab moril kami kepada masyarakat Lembata," tegas Ridwan.

Dia berterima kasih kepada Aliansi Rakyat Bersatu Lembata yang telah mengawal kasus tersebut dan mendukung kejaksaan menuntaskan kasus yang jadi sorotan publik Lembata tersebut.

"Tolong sampaikan kepada keluarga di rumah bahwa kasus ini tidak pernah berhenti. Saya tidak berhentikan kasus ini dan itu berkaitan dengan pembuktian nantinya," tandas Ridwan.

Baca juga: Bupati Manggarai Teken Nota Kesepahaman Implementasi Gerakan Menuju Smart City

Baca juga: Gugur Dalam Operasi Militer di Yahukimo Papua, Jenazah Prada Ardi Yudi Arto Tiba di Kupang

Koordinator Umum Unjuk Rasa, Kanisius Soge mengapresiasi komitmen Kejari Lembata menuntaskan kasus tersebut. Namun, dia mengingatkan penegakan hukum tidak boleh diiringi kepentingan politik apalagi kepentingan oligarki.

Dia berujar aliansi akan terus mengawal kasus tanah di desa Merdeka dan akan melakukan aksi lagi jika kasusnya terlalu lama berlarut-larut.

"Kami rakyat Lembata bersumpah memiliki satu tanah, tanah tanpa penindasan, berbahasa satu, bahasa tanpa kebohongan, kami bersumpah berbangsa satu, bangsa yang tunduk pada demokrasi," pesannya menutup orasi. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ricko Wawo)

Berita Kabupaten Lembata

Sumber: Pos Kupang
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved