Rabu, 29 April 2026

Perumda Wae Mbeliling Janji Layani Air Bersih 6 Bulan Lagi, Darius :  DPRD Monitor

Pasalnya, hingga saat ini ratusan warga di kampung itu masih mengonsumsi air kali Wae Mese.

Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/GECIO VIANA
Ketua Sementara DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Darius Angkur saat ditemui di Gedung Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mabar, Rabu 13 Januari 2021 

Perumda Wae Mbeliling Janji Layani Air Bersih 6 Bulan Lagi, Darius :  DPRD Monitor

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO -- Direktur Perumda Wae Mbeliling Manggarai Barat (Mabar), Aurelius H. Endo berjanji 6 bulan lagi melayani air bersih bagi Kampung Lobohusu Dusun Marombok Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo.

Pasalnya, hingga saat ini ratusan warga di kampung itu masih mengonsumsi air kali Wae Mese.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua I DPRD Manggarai Barat, Darius Angkur mengatakan, akan memonitor janji Perumda Wae Mbeliling Mabar hingga terlaksana.

"Tentunya kami akan memonitor janji mereka (Perumda Wae Mbeliling). Kalau sampai mereka tidak lakukan itu, maka kami punya kewenangan untuk panggil mereka agar segera mengatasi kesulitan air bersih itu," tegasnya saat ditemui di Kantor Bupati Mabar, Senin 17 Mei 2021.

Menurut Darius, kebutuhan air bersih merupakan hak dasar rakyat, dan sudah semestinya dilayani oleh pemerintah. Ia juga mendorong Perumda Wae Mbeliling untuk segera melayani masyarakat yang ada di Kampung Lobohusu.

Tim Perumda Wae Mbeliling Mabar saat melakukan survei di Kampung Lobohusu Dusun Marombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar, Senin 17 Mei 2021. 
Tim Perumda Wae Mbeliling Mabar saat melakukan survei di Kampung Lobohusu Dusun Marombok, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar, Senin 17 Mei 2021.  (POS KUPANG.COM/GECIO VIANA)

Masyarakat, lanjut Darius, harus mendapatkan layanan air bersih, terlebih ia menilai debit air cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Kita lihat saat ini dengan debit air yang memadai, semestinya bisa melayani masyarakat yang ada di sana. Apalagi air dari sumber air tidak jauh. Air ini merupakan kebutuhan vital untuk masyarakat. Sehingga, kalau belum terlayani oleh PDAM, tentunya kami dari DPRD akan mendorong PDAM untuk melayani mereka," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Perumda Wae Mbeliling Manggarai Barat (Mabar), Aurelius H. Endo berjanji menyelesaikan persoalan air bersih bagi ratusan warga di Kampung Lobohusu, Senin 17 Mei 2021.

Kampung yang berada di Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo Kabupaten Mabar itu diketahui mengonsumsi air kali Wae Mese hingga saat ini.

"Bersabar 6 bulan ke depan," pinta Aurelius kepada warga.

Diakuinya, air kali tersebut diduga telah tercemar pestisida dari areal persawahan sekitar.

Tim teknis Perumda Wae Mbeliling, lanjut dia, telah melakukan survei dan pemetaan terkait pembangunan jaringan air ke daerah tersebut.

"Teman-teman teknik dari kantor sudah lakukan maping merencanakan berapa besar kebutuhan yang akan dikonversi ke Kebutuhan material," jelasnya.

Baca juga: Hasil Pertemuan Terkait Viralnya Ikan Basah di Pasar Wuring Dicuci Pakai Air Laut Tidak Bersih

Untuk saat ini, kata Aurelius, pihaknya juga bekerja sama dengan masyarakat untuk menyediakan pompa air, sehingga dapat memenuhi kebutuhan air untuk kebutuhan rumah tangga.

Untuk warga Kampung Mbembe yang juga bernasib serupa, pihaknya akan mengatur jadwal untuk melakukan survei.

"Nanti kami pilah, Karena dari topografi sangat sulit,  Kampung Mbembe solusinya kami ambil (sumber air) dari Marombok, itu sepanjang jalur irigasi, kalau satu kesatuan tidak bisa, jaringannya harus dipenggal. Nanti untuk kampung Mbembe, kami atur jadwal untuk lakukan pemetaan," katanya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Seksi Prasarana dan Sarana Utilitas dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat Kabupaten Mabar, L. Y. Purnama mengatakan, persoalan di desa tersebut akan menjadi prioritas pemerintah.

Baca juga: Diduga Sering Konsumsi Air Kali, 7 Warga di Labuan Bajo Manggarai Barat Sakit Ginjal

Pihaknya pun akan berusaha agar persoalan tersebut diselesaikan dalam tahun 2021.

"Kami akan audience dengan pak bupati terkait dari mana pengganggaran, apakah lewat dana perubahan (APBD Perubahan) tahun ini ataukah pergeseran anggaran," katanya.

Sementara itu, Kades Golo Bilas, Paulus Nurung mengucapkan terima kasih atas respon pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan air bersih masyarakat.

Warga Desa Golo Bilas saat menimba air keruh di Kabupaten Manggarai Barat
Warga Desa Golo Bilas saat menimba air keruh di Kabupaten Manggarai Barat (POS KKUPANG.COM/GECIO VIANA)

"Semoga keluhan dapat teratasi, terutama air minum," katanya.

Sementara itu, diskusi yang dilakukan bersama masyarakat Kampung Lobohusu berjalan cukup alot.

Warga mengeluhkan tidak adanya air bersih, sehingga berdampak juga kepada kesehatan masyarakat.

Bahkan, sudah terdapat 7 warga yang terkena penyakit ginjal. Satu di antaranya warga itu telah meninggal dunia 2 tahun lalu.

Warga sangat berharap pemerintah segera merealisasikan janjinya untuk menyediakan dan memastikan pasokan air bersih ke kampung yang dihuni lebih dari 200 jiwa itu.(Laporan Reporter POS KUPANG.COM/Gecio Viana) 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved