Besok Rizieq Shihab Baca Sendiri Nota Pembelaan di Hadapan Hakim, Aziz Yanuar: Kami Juga Sudah Siap

Besok, Kamis 20 Mei 2021, terdakwa kasus pelanggaran protokol kesehatan, Habib Rizieq Shihab akan membaca sendiri nota pembelaannya di depan hakim.

Editor: Frans Krowin
Tribunwow.com
eks Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Besok dalam sidang di PN jakarta Timur, Rizieq Shihab baca sendiri pleidoi yang dibuatnya sendiri. 

POS-KUPANG.COM  - Besok, Kamis 20 Mei 2021, terdakwa kasus pelanggaran protokol kesehatan, Habib Rizieq Shihab akan membaca sendiri nota pembelaannya di depan hakim.

Rizieq Shihab bakal menyampaikan pleidoi atau nota pembelaan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara kerumunan warga di Petamburan dan Megamendung.

Anggota tim kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar mengatakan kliennya akan menyampaikan pleidoi atau nota pembelaan yang dibuatnya sendiri.

Sidang kasus pelanggaran protokol kesehatan tersebut tetap berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Namun dia tidak membeberkan poin-poin apa saja yang disampaikan pada pleidoi buatan Rizieq maupun tim kuasa hukum atas tuntutan JPU di kasus kerumunan Megamendung dan Petamburan.

Dalam kasus kerumunan Megamendung Rizieq dituntut hukuman 10 bulan penjara, sementara pada perkara kerumunan warga di Petamburan, jaksa penuntut umum atau JPU menuntut Rizieq hukuman dua tahun penjara.

Anggota tim kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar saat memberi keringanan terkait pleidoi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (19/5/2021).
Anggota tim kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar saat memberi keringanan terkait pleidoi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (19/5/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

"Halamannya (pleidoi buatan tim kuasa hukum) enggak terlalu banyak, kalau Habib nanti saya tanya dulu. Kalau kita (tim kuasa hukum) enggak banyak, enggak sampai 100 lembar," ujarnya.

Aziz menuturkan pihaknya tidak memiliki persiapan khusus dalam menyiapkan pledoi di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada sidang lanjutan besok.

Pihaknya berharap pleidoi yang disampaikan bakal jadi pertimbangan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur agar objektif dalam menentukan putusan nanti.

"Persiapannya kita tidur, kurang tidur buat besok. Dikerjakan lagi ntar malam," tuturnya.

Pada sidang tuntutan Senin 17 Mei 2021 JPU menyatakan Rizieq bersalah dalam kasus kerumunan Petamburan karena menghasut warga datang pada kegiatan Maulid Nabi dan pernikahan putrinya.

Kerumunan sekitar 5.000 warga di Jalan KS Tubun, Kelurahan Petamburan ini membuat Rizieq disangkakan melakukan tindak pidana penhasutan dan kekarantinaan kesehatan.

Sementara pada kasus kerumunan Megamendung Rizieq dinyatakan bersalah melanggar kekarantinaan kesehatan atas kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung, Bogor.

Yakni kerumunan saat kegiatan peletakan batu pertama pembangunan Masjid di Pondok Pesantren yang menimbulkan kerumunan sekitar 3.000 warga pada 13 November 2020 lalu.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved