Kapolres Belu Sebut Pengamanan Operasi Ketupat Berjalan Baik
Operasi Ketupat Ranaka 2021 tingkat Polres Belu yang dilaksanakan selama 12 hari sejak 6-17 Mei 2021 berjalan baik
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | ATAMBUA---Operasi Ketupat Ranaka 2021 tingkat Polres Belu yang dilaksanakan selama 12 hari sejak 6-17 Mei 2021 berjalan baik.
Operasi dalam rangka pengamanan perayaan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah itu benar-benar memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam melaksanakan ibadat Idul Fitri dan menjamin keamanan masyarakat yang beraktivitas di wilayah Kabupaten Belu.
Dalam operasi tersebut, personel gabungan juga berupaya menekan lonjakan mudik serta menegakkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.
Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh, S.H.,S.I.K.,M.Si mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Selasa (18/5/2021).
Baca juga: Simak Daftar Pemain Italia untuk Euro 2020, Juventus Dominan, 1 Nama Kejutan, Siapa?
Baca juga: Liburan Panjang di Aston Kupang Hotel
Kapolres memastikan situasi tersebut setelah melakukan monitor sejak hari pertama operasi ketupat, malam takbiran, hari raya Idul Fitri sampai dengan aktivitas masyarakat di tempat-tempat wisata yang mengisi waktu liburan.
Tak hanya itu, di hari terakhir operasi Ketupat, Senin 17 Mei 2021, Kapolres Belu didampingi Kabag Ops serta sejumlah pejabat operasi Ketupat Ranakah 2021 melakukan peninjauan sekaligus pengecekan di pos pengamanan yakni pos pam pasar baru.
Kata Kapolres, operasi ini mengedepankan satgas preemtif, preventif, kamseltibcar lantas, penegakkan hukum dan bantuan operasi, dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah dalam kaitannya pelarangan mudik guna mencegah penyebaran covid-19 sehingga masyarakat dapat merayakan idul fitri dengan aman dan nyaman.
Baca juga: Soal Relokasi Warga Terdampak Badai Siklon, Ini Penjelasan Wakil Walikota Kupang
Baca juga: Pemilik Mobil Avanza Terjun Ke Jurang di Rana Mese Tidak Tuntut Ganti Rugi
Meski operasi Ketupat Ranakah 2021 sudah berakhir 17 Mei, namun tugas lain yang tak kalah penting adalah pengendalian covid-19 pasca lebaran. Untuk memastikan kesiapan petugas di lapangan, Kapolres Belu sudah mengecek pos penyekatan di Polsubsektor Nenuk, Desa Naekasa Kecamatan Tasifeto Barat.
Dalam kegiatan itu, Kapolres Belu mengecek kesiapan personil, sarana pendukung Pos Pam serta memberikan arahan untuk penunjang pelaksanaan tugas dilapangan.
Selain itu, Kapolres Belu juga memberikan himbauan kepada pengguna jalan agar taat protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker dan menjaga jarak.
Dalam kunjungannya di dua pos pam tersebut, mantan Kapolres Sumba Barat ini mengapesiasi kinerja personil yang telah melaksanakan tugas secara baik sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat dapat berjalan dengan aman dan lancar, seperti tahun-tahun sebelum-sebelumnya.
"Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan sesuai SOP dalam memberikan jaminan rasa aman untuk masyarakat", kata Kapolres Belu.
"Saya imbau anggota, lakukan pengawasan ketat terutama protokol kesehatan dan mengecek masyarakat yang dari dan menuju kota Atambua. Kalau ada masyarakat yang tidak tertib prokes, harus kita tegur dengan cara humanis supaya lain kali lebih disiplin prokes seperti memakai masker, jaga jarak dan tidak berkerumun", pesan Kapolres Belu. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Teni Jenahas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/kapolres-belu-sebut-pengamanan-operasi-ketupat-berjalan-baik.jpg)