Hingga 18 Mei 2021 Terdapat 31 Warga Sumba Barat Meninggal Dunia Akibat Terserang Virus Corona

Hingga 18 Mei 2021 terdapat 31 warga Sumba Barat Meninggal Dunia akibat terserang virus corona

Penulis: Petrus Piter | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Jubir Covid-19 Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga 

Hingga 18 Mei 2021 terdapat 31 warga Sumba Barat Meninggal Dunia akibat terserang virus corona

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK---Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat yang juga adalah juru bicara tim satuan tugas penanganan pencegahan penularan virus corona tingkat Kabupaten Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga mengatakan hingga 18 Mei 2021 pukul 12.00 wota terdapat 31 warga Sumba Barat meninggal dunia akibat terserang virus corona dari total 548 warga Sumba Barat terpapar virus corona.

Sementara itu 484 dinyatakan sembuh dan 39 orang lainnya sedang dalam perawatan dan karantina.

Karena itu, ia menghimbau masyarakat Sumba Barat harus mentaati protokol kesehatan yakni selalu mencuci tangan memakai sabun, selalu memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan serta lainnya.

Baca juga: Tim Satgas Covid-19 Sumba Barat Jemput 380 Vial Vaksin Sinovac di Bandara Tambolaka, SBD

Baca juga: Penduduk Palestina Tidak Islam Saja, Yahudi Bahkan Lebih Banyak dari Kristen , Ini Datanya

Ia percaya bila rakyat Sumba Barat mentaati hal tersebut maka dapat mencegah diri tertular virus corona.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat yang juga juru bicara tim satgas Covid-19 Sumba Barat, drg.Bonar B.Sinaga di Waikabubak, Sumba Barat, Selasa (18/5/2021).

Menurutnya, saat ini, tim covid-19 Sumba Barat dalam hal ini kepolisian Polres Sumba Barat dan Kodim 1613 Sumba Barat gencar melakukan sosialisasi hingga ke kampung-kampung agar rakyat taat protokol kesehatan demi mencegah diri tertular virus corona. Hal itu karena perkembangan penularan virus corona di Sumba Barat cenderung meningkat.

Baca juga: Lama Bungkam, Agnez Mo Akhirnya Ungkap Alasannya Belum Menikah: Lu Harus Tinggalin

Baca juga: Dinkes TTS Koordinasi Dengan Kemenkes RI Untuk Lanjutkan Vaksinasi Covid-19

Karena itu, selaku Kepala Dinas Kesehatan Sumba Barat mendukung langkah tegas Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K,M.H melarang warga menggelar pesta di masa pandemi virus corona kecuali kematian. Walau demikian, pihak keluarga duka harus tetap memberlakukan protokol kesehatan ketat demi mencegah penularan virus corona di wilayah ini.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Berita Sumba Barat

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved