Konflik Israel Palestina
Bertubi-tubi Diserang Israel, 10.000 Warga Palestina Tinggalkan Rumah di Gaza, Begini Kondisinya
Bertubi-tubi diserang Israel, 10.000 Warga Palestina tinggalkan rumah di Gaza, begini kondisinya
Di Kota Berlin, Jerman, ribuan orang turun ke jalan pada hari Jumat (14/5/2021) kemarin.
Mereka menyuarakan solidaritas mereka dengan warga Palestina di Gaza menghadapi kampanye pemboman mematikan tanpa henti oleh militer Israel selama lima hari terakhir.
Mengibarkan bendera Palestina dan meneriakkan "Bebaskan Palestina" dan "Hentikan pembunuhan di Gaza", pengunjuk rasa menyatakan kemarahan atas dukungan tanpa syarat Jerman untuk Israel ketika ratusan polisi dikerahkan di sepanjang rute demonstrasi.
Para pengunjuk rasa mengecam pemerintah kanan-tengah Kanselir Angela Merkel karena mendukung agresi militer Israel di Gaza.
()Aksi demo ribuan orang di Kota Berlin, Jerman, memprotes serangan brutal Israel di Masjid Al Aqsa dan jalur Gaza, Jumat (14/5/2021) (Abdulhamid Hosbas/Anadolu Agency)
Serangan brutal Israel ke Gaza telah menewaskan sedikitnya 122 warga Palestina, termasuk 31 anak-anak, dan melukai lebih dari 900 sejak pertempuran berkobar pada hari Senin.
“Israel membunuh warga Palestina sementara Merkel mendanai itu. Mengapa?" para pengunjuk rasa berteriak berulang kali.
Demonstran, di antara mereka banyak wanita Arab yang mengenakan pakaian tradisional Palestina, membawa plakat yang bertuliskan Yerusalem yang diduduki tetap menjadi ibu kota Palestina dan menuntut hak untuk mengembalikan semua pengungsi Palestina ke tanah air mereka.
Ada upaya yang ditingkatkan dalam beberapa hari terakhir oleh lobi Israel di Jerman untuk melarang demonstrasi pro-Palestina dengan dalih "langsung anti-Semit."
Kota Frankfurt dilaporkan melarang protes anti-Israel yang dijadwalkan pada hari hari ini, Sabtu (15/5/2021).
()Aksi demo memprotes tindak kekerasan Israel terhadap Palestina di Gaza antara lain dilakukan warga di Kota Westlake, negara bagian Ohio, Amerika Serikat, Jumat (14/5/2021). (WKYC.com)
Jerman telah menjadi tempat protes anti-Israel di banyak kota di tengah meningkatnya jumlah korban tewas Palestina selama beberapa hari terakhir.
Lebih banyak demonstrasi direncanakan di seluruh negeri akhir pekan ini, termasuk Berlin yang akan menjadi tempat tiga demonstrasi pada hari Sabtu.
Aksi demo di Sydney
Sekitar 200 orang dari komunitas Muslim Sydney turun ke jalan untuk memprotes Israel selama kekerasan yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.
Dikutip dari 9News.com.au, rekaman dari video yang diambil oleh pengunjuk rasa dan diposting di media sosial menunjukkan massa berkumpul di Lakemba selama perayaan Ramadhan, mendengarkan pidato dan mengibarkan bendera.(*)
Berita terkait Konflik Israel Palestina
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tentara Israel Makin Brutal, 10.000 Warga Palestina Tinggalkan Rumah di Gaza