Senin, 13 April 2026

Pengeroyokan Warga Nebe

Sore Ini, Korban Penggeroyokan Hingga Tewas di Nebe Dimakamkan Keluarga

Keluarga korban penggeroyokan di Desa Nebe, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, sore ini, Senin (10/5/2021) sekira pukul 15.00 wita akan

Penulis: Aris Ninu | Editor: Ferry Ndoen
istimewa
KORBAN-Korban kasus penggeroyokan di Desa Nebe, Kecamatan Talibura, Sikka saat di Puskesmas Watubaing. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM / MAUMERE-Keluarga korban penggeroyokan di Desa Nebe, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, sore ini, Senin (10/5/2021) sekira pukul 15.00 wita akan memakamkan Silvester Aidopang (21).

Silvester adalah korban penggeroyokan hingga tewas oleh tiga rekannya usai minum miras tradisional alias moke putih di Desa Nebe, Kecamatan Talibura, Minggu (9/5/2021) sore.

“Kami sedang berada di Desa Nebe dan keluarga sore ini akan memakamkan jenasah Silvester. Kami lagi periksa saksi namun masih menunggu proses pemakaman selesai,” kata Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melalui anggota Polres Sikka yang sedang berada di TKP kasus penggeroyokan saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Senin (10/5/2021) siang.

Ia menjelaskan, pemeriksaan saksi yang mengetahui kejadian perlu dilakukan guna menetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Sebelumnya,Tim Penyidik Polres Sikka telah diterjunkan lagi ke tempat kejadian perkara (TKP) Silvester Aidopang (21), warga Desa Nebe, Kecamatan Talibura yang tewas dikeroyok tiga pelaku, Minggu (9/5/2021) malam.

Tim Polres Sikka ingin mengecek lagi TKP dan keterangan saksi guna menetapkan tersangka kasus dugaan penggeroyokan atas Silvester. Yan mana dalam kasusnya korban dan tiga pelaku sempat meneguk moke putih sebelum terjadinya tindak pidana.

“Kami sedang turun ke TKP guna mengecek keterangan dari para saksi untuk menetapkan tersangka atas dugaan penggeroyokan hingga Silvester tewas. Kami akan tentukan tersangka usai kembali dari TKP,” kata Kapolres Sikka, AKBP Sajimin melalui Kanit Pidum, Ipda I SN Parwata saat dihubungi POS-KUPANG.COM di Maumere, Senin (10/5/2021) siang.

Ia menjelaskan, kasusnya sendiri telah dilimpahkan dari Polsek Waigete ke Polres Sikka agar ditangani.

“Kami sedang bekerja dan kasusnya akan kami tangani secara tuntas,” papar Parwata.

Ia menjelaskan, ketiga pelaku yang diamankan pasca kejadian telah berada di Mapolres Sikka guna dimintai keterangan atas kejadian yang terjadi.

Untuk diketahui, awalnya korban Silvester Aidopang bersama para pelaku meneguk alias minum moke putih, Minggu (9/5/2021) sore.

Menjelang malam korban Silvester lalu memalang kendaraan yang melintas di jalan raya Ojang Muding, Desa Nebe, Kecamatan Talibura.

Baca juga: Mutasi ASN Lingkup Pemda TTU, DPRD Minta Pemerintah lebih Hati-hati

Aksi palang jalan oleh korban ini ditegur para korban.

Namun teguran itu tidak digubris hingga berujung korban dikeroyok hingga tewas di jalan raya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved