KABAR GEMBIRA: 774 Pasien Covid-19 di Manggarai Barat Sembuh
Sebanyak 774 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dinyatakan sembuh
Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Sebanyak 774 pasien positif Covid-19 di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) dinyatakan sembuh, Kamis (6/5/2021).
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Yohanes Johan, A.Md mengatakan, jumlah pasien sembuh tersebut berdasarkan update Covid-19 tingkat kabupaten pada Rabu (5/5/2021).
"Para pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh ini telah menjalani karantina," katanya.
Diakuinya, pada hari yang sama juga terdapat sebanyak 32 kasus positif Covid-19.
Baca juga: Kode Redeem FF Jumat 7 Mei 2021, Segera Klaim Kode Redeem Free Fire Terbaru dan Terlengkap
Baca juga: Ahli Waris Korban Bencana Lembata Terima Santunan
"Sehingga total pasien positif Covid-19 hingga saat ini sebanyak 926 pasien. Sebanyak 774 dinyatakan sembuh dan 24 pasien meninggal dunia," tandasnya.
Sementara itu, masih terdapat sebanyak 124 pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi.
Isolasi, lanjut dia, dilakukan di berbagai tempat di Kabupaten Manggarai Barat.
Dirincikannya, sebanyak 1 pasien positif Covid-19 menjalani isolasi di RSUD Komodo Labuan Bajo, 3 pasien di rumah karantina yang disediakan pemerintah daerah dan 124 pasien menjalani isolasi mandiri di kediamannya masing-masing.
Baca juga: Bupati Yohanis Meninjau Kondisi Ruas Jalan Waikabubak-Waibangga, Sumba Barat
Baca juga: Keliling Satu Lap Sirkuit Mandalika, Sandiaga: Bangkitkan Ekonomi Indonesia Lewat Balap Kelas Dunia
Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk tetap konsisten dan mengedepankan protokol kesehatan.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Paulus Mami mengatakan, rata-rata pasien positif Covid-19 di daerah itu merupakan kluster lokal.
Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar, Selasa (4/5/2021).
"Kemarin ada penambahan kasus positif sebanyak 3 pasien, dan selama beberapa bulan terakhir itu kategori kluster lokal," kata Paulus Mami.
Dijelaskannya, angka pasien positif Covid-19 dari kluster lokal tinggi dikarenakan kesadaran masyarakat yang kurang untuk menerapkan protokol kesehatan.
Terlebih, lanjut dia, warga di pedesaan di Kabupaten Mabar.
"Karena kita lihat banyak orang buat acara, tidak cuci tangan, tidak pakai masker di tempat umum dan aktivitas yang berkumpul," katanya.
Lebih lanjut, trend kasus positif Covid-19 di Kabupaten Mabar cenderung menurun dalam beberapa bulan terakhir.
Saat ini, kata dia, pasien positif Covid-19 juga terdapat di berbagai kecamatan di Kabupaten Mabar seperti di Kecamatan Ndoso dan Kecamatan Pacar.
"Sekarang arahnya ke desa-desa, tidak lagi hanya di Labuan Bajo," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/masyarakat-diminta-tidak-sepelekan-protokol-kesehatan-dalam-pilkada-mabar.jpg)