Wali Kota Kupang Ikut Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 yang dipimpin Mendagri
Wali Kota Kupang ikut rapat koordinasi penanganan Covid-19 yang dipimpin Mendagri
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Kanis Jehola
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono sebagai narasumber menyampaikan tiga hal utama yaitu perkembangan covid-19, mutasi virus dan gnomic surveilans serta update vaksinasi dan suplai vaksinasi.
Diuraikan per 2 Mei 2021 kasus konfirmasi covid-19 di Indonesia sebesar 1.677.274 dan kasus kematian 45.794.
Menurutnya perlu diwaspadai adanya varian baru SARS-CoV-2 seperti yang terjadi di India dan peningkatan kasus-kasus covid-19 di beberapa daerah.
Untuk vaksinasi, dikatakan per 2 Mei 2021 terdapat 12,4 juta penduduk yang sudah divaksinasi, namun angka vaksinasi bagi lansia masih sangat rendah yaitu baru 11.83 persen, untuk itu dirinya mendorong pemda untuk giat melakukan vaksinasi terutama bagi lansia.
Kepala BNPB/ Kasatgas Covid-19, Letjen Doni Monardo dikesempatan ini meminta seluruh pejabat pemerintah pusat maupun daerah menyampaikan narasi tunggal soal larangan mudik sesuai perintah Presiden.
Dikatakannya terdapat lima kluster baru Covid-19 yaitu mudik, sholat tarawih berjamaah, buka puasa bersama, takziah dan aktivitas perkantoran dan antisipasi terhadap kluster pusat perbelanjaan/ pasar karena analisi mobilitas menenjukkan peningkatan pergerakan masyarakat ditempat tersebut.
Dia menegaskan perlunya satu komando terhadap 3M, 3T, vaksin dan disiplin, kompak serta konsisten.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyampaikan larangan mudik lebaran yang berlaku dari 6 - 17 Mei 2021 dikarenakan pandemi yang belum berakhir kendati terjadi penurunan kasus Covid-19 namun data dari Satgas Covid-19 menunjukkan jumlahnya masih sangat besar.
Dikatakannya berdasarkan data pelaksanaan libur panjang dalam setahun terakhir mengakibatkan kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia, seperti libur idul fitri 22-25 mei 2020 terjadi kenaikan kasus besar-besaran pada tanggal 26-28 Juni 2020 dimana kenaikan kasus sebesar 68-93 persen dan kenaikan kematian dengan angka 28-56 persen dan hal ini agar tidak terjadi lagi.
Dari hasil survey litbang Kemenhub menunjukkan masih ada masyarakat yang bersikeras mudik meskipun dilarang dari 11 persen menjadi 7 persen atau sekitar 17,2 juta orang.
Untuk itu menurutnya perlu pemahaman dan persepsi yang sama dalam mengimplementasikan aturan peniadaan mudik agar terdapat kesamaan langkah aksi dan cara bertindak dalam pelaksanannya.
Sementara Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan beberapa langkah penanganan pandemi Covid-19 jelang Idul Fitri.
Dirinya menegaskan kegiatan ibadah ramadhan di masjid/ mushala seperti shalat tarawih dan tadarus Al-Quran tidak boleh dilaksanakan di daerah yang termasuk kategori zona eerah dan zona oranye berdasarkan penetapan Pemda setempat.
Terhadap kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat, infak dan sedekah (ZIS) serta pembayaran dan pendsitribusian Zakat Fitrah dilakukan dengan memperhatikan kesehatan dan menghindari kerumunan massa.
Adapun kegiatan vaksinasi tetap dilakukan selama puasa ramdhan sesuai Fatwa MUI. Sedangkan untuk pelaksanaan shalat Idul Fitri, Menag minta agar jajarannya betul-betul melaksanakan sesuai surat edaran no 04 tentang perubahan SE Nomor 03 Tahun 2021 tentang panduan ibadah Ramadan dan Idul Fitri Tahun 1442 H/2021 M dan Menag juga menghimbau kepada aparatur pemerintah dan seluruh masyarakat bahwa silaturahim Idul Fitri dilakukan hanya di kalangan keluarga/ kerabat dekat dalam satu wilayah.