Rabu, 29 April 2026

Maknai Hardiknas 2021, SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa Gelar Lomba Baca dan Cipta Puisi 

pIagam penghargaan dan uang tunai adalah yang masuk 5 besar. Sedangkan urutan 6-10 hanya mendapatkan piagam penghargaan.

Tayang:
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Hendrianto Emanuel Ndiwa. 

Maknai Hardiknas 2021, SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa Gelar Lomba Baca dan Cipta Puisi 

POS-KUPANG.COM | BAJAWA--SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa memaknai Hardiknas dengan menggelar perlombaan baca dan cipta puisi antar SMP tingkat Kabupaten Ngada. Perlombaan ini dilaksanakan melalui 3 tahap yakni penyisihan, semifinal dan final.

Pada tahap penyisihan ada 31 peserta, semifinal sisa 10 peserta, dan yang masuk tahap final ada 5 peserta. Yang mendapatkan piala, pIagam penghargaan dan uang tunai adalah yang masuk 5 besar. Sedangkan urutan 6-10 hanya mendapatkan piagam penghargaan.

Pengumuman kejuaraan, sekaligus pemberian hadiah dilaksankan di ruang lab dan perfilman SMAK Recis Bajawa pada, Senin 3 Mei 2021.

Hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ngada, Vinsensius Milo sekaligus dipercayakan untuk menutup kegiatan perlombaan secara resmi.

Kedatangan Kadis Pendidikan Kabupaten Ngada itu disambut dengan acara pengalungan oleh Kepsek Recis, Hendrianto Emanuel Ndiwa beserta para guru dan sa ngaza.

Selanjutnya Kadis Pendidikan berserta guru pendamping dari setiap peserta lomba diarahkan ke ruangan lab dan perfilman Recis yang diiringi oleh tarian ja’i SMA Recis.

Oleh karena situasi pandemi Covid-19 belum juga redah, maka peserta yang diundang terbatas. Yang hadir adalah peserta yang masuk 10 besar beserta guru pendamping. Acaranya disiarkan secara langsung melalui akun youtube sekolah SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa.

Yang masuk 5 besar dan meraih juara 1 adalah Daniela F. S. Wake SMPN 1 Aimere, juara 2 Maria A. Moi SMPN 1 Golewa Were, juara 3 Imelda Moi SMPN 2 Aimere, juara 4 Saverina Stevania Wadha SMPN 1 Golewa Were, dan jura 5 Sirilus Marianus Laki SMPN 3 Golewa.

Kepsek SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa Hendrianto Emanuel Ndiwa foto bersama dengan pemenang lomba baca dan tulis puisi di ruang lab dan perfilman Recis Bajawa pada, Senin 3 Mei 2021.
Kepsek SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa Hendrianto Emanuel Ndiwa foto bersama dengan pemenang lomba baca dan tulis puisi di ruang lab dan perfilman Recis Bajawa pada, Senin 3 Mei 2021. (POS KUPANG.COM/THOMAS MBENU NULANGI)

Yang juara 1 mendapatkan piala, piagam penghargaan dan uang tunai Rp. 1.000.000, juara 2 piala, piagam penghargaan, dan uang tunai Rp. 800.000, juara 3 piala, piagam penghargaan, dan uang tunai Rp. 600.000, juara 4, piala, piagam penghargaan, dan uang tunai Rp. 400.000, juara 5, piala, piagam penghargaan, dan uang tunai Rp. 200.000. Sedangkan yang juara 6-10 diberikan piagam penghargaan.

Acara diawali dengan doa. Setelah itu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Padamu Negeri.

Kepsek SMAS Recis Bajawa, Hendrianto Emanuel Ndiwa dalam sambutannya mengatakan bahwa penyerahan hadiah dan piagam penghargaan sengaja diberikan pada bulan mei karena bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional. Hari yang diperingati setiap tahun dan dimakanai sebagai tonggak peradaban manusia indonesia.

Dijelaskan Hendrianto, dasar filosofis SMAK Regina Pacis Bajawa menginisiasi kegiatan baca puisi dengan pendekatan sentuhan teknologi, karena pihaknya melihat bahwa strategi transformasi pendidikan yang digunakan dalam pencapaian Arah Kompetensi Generasi Indonesia menuju 2045.

Untuk itu, SMAK Regina Pacis bajawa ingin mengambil peran sedikit dalam kaitannya dengan memperkuat pendidikan kelompok usia 12-15 tahun yang menekankan pada kegiatan eksploratif dan reflektif pada kegiatan pembawaan puisi karena pihaknya berpendapat bahwa melalui kegiatan baca puisi kemampuan berimajinasi mengungkapkan isi hati melalui ide atau gagasan dapat terasah dengan baik.

Suasana saat Wagub Josef berada di SMA Regina Pacis Bajawa, Jumat 2 Oktober 2020
Suasana saat Wagub Josef berada di SMA Regina Pacis Bajawa, Jumat 2 Oktober 2020 (POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN)

"Puisi juga membutuhkan kemampuan mengolah kata dan memberi pesan yang sarat makna akan kehidupan ini untuk memperbaikinya. Dan pada akhirnya melalui kegiatan puisi dapat terwujudnya manusia yang memiliki kodrat cipta, rasa dan Karsa sesuai dengan semangat dan spirit yang telah dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara," ujarnya.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved