Breaking News:

Anggota DPRD TTS Tersangka Kasus Seksual

Polres TTS menetapkan Anggota DPRD Kabupaten TTS, Jean Neonufa sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan seksual

PK/Dion Kota
Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Hendricka Bahtera 

POS-KUPANG.COM | SOE -Penyidik Polres Timor Tengah Selatan ( Polres TTS) menetapkan Anggota DPRD Kabupaten TTS, Jean Neonufa sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan seksual dengan korban DLS, warga Kota SoE.

Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Hendricka Bahtera mengatakan, Jean diperiksa penyidik pada Senin (3/5). "Kita melakukan pemeriksaan terhadap Jean Neonufa dalam kapasitas sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecahan seksual," kata Hendricka di SoE, Senin kemarin.

Hendricka belum memastikan apakah politisi Partai NasDem itu langsung ditahan. Menurutnya, setelah penyidik melakukan pemeriksaan tersangka baru akan dipertimbangkan apakah akan dilakukan penahanan atau tidak. "Nantilah kita pertimbangkan akan langsung ditahan atau belum ditahan. Penyidik masih melakukan pemeriksaan," ujarnya.

Perbuatan Ketua DPRD TTS periode 2014-2019 ini dijerat dengan pasal 289 KUHP, Sub padal 281 ayat 1 KUHP, dengan ancaman hukuman kurungan penjara selama 9 tahun. "Kita kenakan pasal 289 KUHP sub pasal 281 ayat 1," sebut Hendricka.

Baca juga: Man City (2) vs (1)PSG : Siap Mati di Lapangan

Baca juga: Update Kode Redeem FF Hari Ini 4 Mei 2021, Segera Klaim Kode Redeem Free Fire Terbaru

Selain sebagai anggota DPRD, Jean Neonufa menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD TTS. Setelah lolos dari kasus dugaan penganiayaan pada tahun 2020, Jean tersangkut kasus dugaan pelecehan seksual terhadap DLS, tenaga medis di Puskesmas Kota SoE.

Jean diduga mendatangi rumah korban di Kelurahan Oekamusa, Kecamatan Kota SoE dan meremas payudara DLS. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (11/4) sekitar pukul 14.30 Wita. Korban dan keluarga yang tidak terima sehingga melapor ke Polres TTS.

Baca juga: Kasus Keracunan Pangan di Nggalak Leleng Ditetapkan Sebagai KLB

Baca juga: Pegadaian Peduli Korban Bencana Seroja, Imam Tunda Waktu Lelang Barang

Informasi yang diperoleh, Jean mendatangi rumah korban dalam kondisi mabuk. Terlapor menurut korban, langsung memeluk korban dari belakang dan melakukan pelecehan seksual. Jean sendiri membantah seluruh tuduhan dugaan pelecehan seksual yang dilayangkan padanya. Ia mengaku, tidak pernah melakukan pelecehan seksual terhadap DLS. (din)

Berita Kabupaten TTS

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved