Breaking News:

Temuan Pansus, Tiga Puskesmas Baru Rp 24 Milliar di Ende Bermasalah

Tiga unit Puskesmas di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur ( NTT), yang baru dibangun pada 2020 lalu bermasalah

POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Sabri Indra Dewanl di Kantor DPRD Kabupaten Ende, Selasa (27/4/2021). 

POS-KUPANG.COM | ENDE - Tiga unit Puskesmas di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur ( NTT), yang baru dibangun pada 2020 lalu bermasalah.

Tiga Puskesmas tersebut antara lain, Puskesmas Rewarangga, Nangapanda dan Wolowaru. Pembagunan tiga Puskesmas ini menelan biaya kurang lebih Rp. 24 Milliar.

Dua temuan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Ende untuk LKPJ pemerintah tahun 2020, pekan lalu, yakni soal kondisi fisik bangunan Puskesmas dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Ketua Pansus DPRD Ende, Sabri Indra Dewa, dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Senin (3/5/2021), membenarkan dua temuan tersebut.

Baca juga: Prediksi Manchester City vs PSG Leg 2 Liga Champions Live SCTV dan Live Score, Selasa 4 Mei Dinihari

Baca juga: Promo Alfamart Besok Selasa 4 Mei 2021, 2 Pcs Teh Kotak Rp 3.400,  Promo Kebutuhan Dapur Murah

Sabri mengatakan, kondisi bangunan tiga Puskesmas tersebut ada yang rusak, tidak lengkap dan ada fasilitas yang tidak berfungsi sehingga perlu diperbaiki rekanan.

Puskesmas Rewarangga, misalnya, kata Sabri, dari kondisi fisik bangunan ada beberapa hal yang harus ditindaklanjuti oleh rekanan.

Sabri merincikan, wastafel di ruang jaga bidan bocor, tempat pembungan limbah UGD bocor, pembuangan limbah darah pasca bersalin tidak ada, pembuangan limbah di ruang gigi tidak ada, pintu ruang pemeriksaan ibu hamil rusak.

Selain itu, peresapan di kamar mandi tersumbat, retakan di ruang UGD dan ruang pertemuan, bongkahan material di taman belum dibersihkan.

Baca juga: Bumi Indah Serahkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Bencana Melalui Gereja

Baca juga: Kunjungan Kerja Ke NTT, Dua Menteri Kabinet Indonesia Maju Buka Puasa di Istana Keuskupan Kupang

Selanjutnya, soal IPAL, kata Sabri, hingga saat ini belum ada uji coba hasil limbah yang sesuai dengan baku mutu standar Kementerian Lingkungan Hidup.

Sabri menegaskan, IPAL di tiga Puskesmas tersebut belum seratus persen, sehingga perlu mendapat perhatian serius.

Halaman
12
Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved