Breaking News:

Salam Pos Kupang

Refleksi Hardiknas di Tengah Pandemi

HARI Pendidikan Nasional ( Hardiknas) diperingati setiap tanggal 2 Mei. Tahun ini, bertepatan dengan hari Minggu

Refleksi Hardiknas di Tengah Pandemi
DOK POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - HARI Pendidikan Nasional ( Hardiknas) diperingati setiap tanggal 2 Mei. Tahun ini, karena bertepatan dengan hari Minggu, ada yang baru merayakannya pada Senin 3 Mei 2021.

Melalui akun twitternya @jokowi, Presiden Jokowi berharap semangat belajar tidak turun meski dalam masa pandemi covid-19. Presiden berharap masa-masa sulit akibat pandemi covid-19 yang berimbas pada berbagai sektor tersebut dapat segera usai. Kegiatan belajar-mengajar dapat kembali normal.

Sudah dua tahun perayaan Hardiknas dilakukan di tengah pandemi. Banyak kegiatan yang tidak digelar. Sebut saja lomba-lomba olahraga dan seni antar-sekolah dan lainnya tidak bisa digelar. Sekolah tatap muka saja, hingga kini belum dibolehkan oleh pemerintah.

Bahaya covid-19 masih tetap mengancam dunia pendidikan. Anak-anak rentan untuk menciptakan klaster sekolah, bila dibolehkan untuk belajar tatap muka. Berbagai kajian sudah dilakukan, namun nampaknya formula yang tepat belum ditemukan. Buktinya, hingga saat ini belum ada kejelasan kapan sekolah tatap muka bakal dimulai.

Baca juga: Pembelajaran di Masa Pandemi VS Keterampilan Abad 21

Baca juga: Cek Hasil MotoGP Jerez Spanyol 2021, Jack Miller Ducati Juara! Simak Poin MotoGP Terbaru

Terlepas dari semua itu, semangat Hardiknas harus menjadi pelecut bagi kita untuk tidak lengah. Pendidikan masih sebagai yang terutama dalam kehidupan. Anak-anak perlu mendapat pendidikan yang layak, apapun caranya. Melalui pembelajaran online dan offline yang diatur dengan benar, pandemi seharusnya tidak menjadi halangan peningkatan kualitas didikan.

Memang hal ini tentu tidak semudah yang dikira. Semua pihak terkait, pemerintah, pendidik, siswa, orangtua dan lainnya masih kesulitan untuk saling berkolaborasi. Ada beda pendapat. Ada beda pandangan tentang sistem pendidikan yang sedang dipakai.

Tapi terlepas dari itu, Hardiknas ini hendaknya tidak menjadikan kita terus terhalang dengan berbagai kesulitan di dunia pendidikan. Hardiknas ini harus membuat kita semakin kuat untuk mengesampingkan berbagai kesulitan akibat pandemi covid-19. Pendidikan haruslah menuju arah lahirnya kebahagiaan batin serta keselamatan hidup.

Kalau sekolah kita rusak terkena bencana yang baru saja terjadi di NTT, itu jangan membuat kita menjadi putus asa. Ada banyak cara yang harus kita lakukan agar terciptanya pendidikan yang berkualitas di NTT tetap tercapai.

Baca juga: Update Kode Redeem FF 3 Mei 2021, Segera Klaim Kode Redeem Free Fire Terbaru

Baca juga: Menko PMK Muhadjir Effendy Dijadwalkan Tinjau 4 Kabupaten Terdampak Bencana  di NTT

Saling mendukung, saling memberi penguatan dan jangan pernah capai atau berhenti untuk berbuat. Tantangan yang dihadapi harus membuat kita semakin kuat dan sadar bahwa mencapai sebuah cita-cita mulai tidaklah mudah.

Mengutip kicauan Jokowi, "Setahun lebih dunia terkungkung pandemi, tapi semangat belajar anak-anak kita jangan pernah lunglai. Semoga masa-masa sulit ini segera usai, dan kita semua bertatap muka lagi." *

Kumpulan Salam Pos Kupang

Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved