Breaking News:

Pertanyakan Ganti Rugi Lahan, Pansus LKPj Bupati Datangi Bendungan Temef

Pansus LKPJ Bupati TTS, Senin (3/5/2021) mendatangi lokasi pembangunan Bendungan Temef

POS-KUPANG.COM/DION KOTA
Bendungan Temef 

POS-KUPANG.COM | SOE - Pansus LKPJ Bupati TTS, Senin (3/5/2021) mendatangi lokasi pembangunan Bendungan Temef guna mempertanyakan proses pergantian uang ganti rugi lahan pembangunan Bendungan Temef.

Rombongan Pansus LKPj yang dipimpin wakil ketua DPRD TTS, Yusuf Soru diterima, PPK Bendungan Temef, Fajar Hariaje, Hendrik, perwakilan PPK bidang pengadaan tanah dan perwakilan dari PT Waskita karya dan Nindya Karya.

Yusuf mengatakan, lembaga DPRD TTS mendukung penuh pembangunan bendungan temef. Namun lembaga DPRD TTS mendorong agar pemerintah mempercepat proses pencairan uang ganti rugi lahan.

Pasalnya, pekerjaan tersebut sudah berjalan tiga tahun namun hingga kini uang ganti rugi lahan yang merupakan hak masyarakat belum diberikan.

Baca juga: Sinetron Ikatan Cinta Malam Ini 3 Mei 2021, Tekad Al Bertahan Hidup karena Kekuatan Cinta Andin?

Baca juga: Bantu Nasabah Terdampak Bencana, Pegadaian Beri Penundaan Waktu Lelang, Simak Infonya

Yusuf mendorong pemerintah untuk membuat time schedule terkait tahapan dan waktu dalam proses ganti rugi sehingga bisa diketahui oleh masyarakat umum.

" Kita mendorong pemerintah agar proses ganti rugi lahan masyarakat bisa dipercepat karena kami menerima banyak aspirasi dari pemilik lahan terkait kapan uang ganti rugi lahan akan dibayarkan. Pemerintah juga kita minta untuk membuat time schedule dan tahapan ganti rugi lahan lalu ditempelkan di kantor desa sehingga bisa diketahui masyarakat umum," kata Yusuf.

Permintaan untuk percepat proses ganti rugi juga disampaikan Ketua Pansus, Marthen Tualaka, wakil ketua Pansus, Uksam Selan, Anggota Pansus Gaudentius Ninu, Hendrik Babys dan Yudit Selan.

Kelimanya berharap pemerintah bisa memberikan kepastian waktu kapan hak masyarakat bisa segera dibayarkan.

Baca juga: Mengenal Internal Solitary Wave, Faktor Alam Terkait KRI Nanggala-402? Begini Penjelasan Ahli

Baca juga: Bukan Tangkap Pelaku, Oknum Polisi Malah Ikut Nyabu Bareng Pengedar Narkoba, Nasibnya Berakhir Pilu

" Kita dorong agar uang ganti rugi lahan tersebut bisa secepatnya dibayarkan karena para pemilik lahan sudah bertanya-tanya kapan hak mereka akan dibayarkan," ujar kelimanya.

Menjawab pertanyaan terkait proses ganti rugi lahan, Hendrik yang hadir mewakili PPK pengadaan lahan mengatakan, pihaknya juga berusaha agar proses ganti rugi lahan bisa dilakukan sebelum pekerjaan Bendungan Temef rampung.

Halaman
12
Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved