Selasa, 26 Mei 2026

BI NTT Dukung GBBI di Labuan Bajo

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT siap mendukung pelaksanaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia ( GBBI)

Tayang:
Penulis: Aris Ninu | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
KEGIATAN- Deputi Kepala Perwakilan BI NTT, Daniel Agus Prasetyo saat tampil sebagai pembicara bersama Kadis Koperasi dan UMKM Sikka, Yoseph Benyamin, Septriana Tangkary (Direktur IKPM Kemkominfo), Victoria Simanungkalit (Deputy Kementrian KUKM), Philip Gobang (Stafsus Menkominfo) dan host di Hotel Golden Maumere, Sabtu (1/5/2021) pagi. 

POS-KUPANG.COM | MAUMERE-Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT siap mendukung pelaksanaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia ( GBBI).

Yang mana BI bersama Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Telkom telah melaksanakan kegiatan pra-event menyambut acara puncak GBBI di Labuan Bajo berupa capacity building pelatihan onboarding UMKM Permata Flobamora di Maumere,Kabupaten Sikka pada 29 April-1 Mei 2021.

Yang mana kegiatan di Maumere ini ini bertujuan untuk membuka akses pemasaran bagi umkm khususnya di wilayah Sikka dengan memanfaatkan akses digital melalui E-commerce.

Baca juga: Gempa 4.9 SR di Tambolaka Dirasakan Juga di Bima NTB

Baca juga: Alfamart Promo Terbaru Hari Ini 2 Mei 2021 Paket Sambut Idul Fitri Mulai Dari Rp 29.900

Di mana saat di Maumere, Kantor Perwakilan BI Provinsi NTT memberikan materi mengenai Design Thinking bagi para peserta. Materi ini dirasa penting sebagai landasan motivasi pelaku usaha agar dapat bertahan dalam menjalankan bisnisnya.Kantor Perwakilan BI NTT memiliki 3 pilar strategi dalam mendorong UMKM agar berdaya saing untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Korporatisasi sebagai pilar pertama, menitikberatkan pada pentingnya sistem kelembagaan bagi umkm agar dapat mengakses berbagai fasilitas maupun program pemerintah berupa sarana,bantuan teknis maupun akses pemasaran. Penguatan Kapasitas produksi dan Usaha,SDM serta kapasitas pasar sebagai pilar kedua dengan memprioritaskan pertumbuhan pada sektor pertanian, perikanan,manufaktur dan pariwisata. Pembiayaan sebagai pilar terakhir,berupaya mendorong UMKM memperoleh akses pembiayaan melalui lembaga keuangan maupun pemanfaatan QRIS (Quick Response Code Indonesia Standart) sebagai alat pembayaran digital.

Daniel Agus Prasetyo selaku Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT kepada wartawan di Maumere, Sabtu (1/5/2021) siang menjelaskan, BI NTT telah berkontribusi dalam pengembangan UMKM.

Baca juga: Pasien Positif Antigen di Lokasi Karantina Mulai Sembuh dan Tinggal 32 Pasien Saja

Baca juga: Universitas Timor Sukses Selenggarakan UTBK-SBMPTN

"Ada berbagai rumah tenun yang dibangun melalui Program Sosial BI khusus di Kabupaten Sikka telah dibangun Rumah Tenun Lepo Lerun yang dipimpin Ibu Alfonsa Horeng. Kami berharap apa yang dilakukan BI dapat direplikasi sebagai role model pengembangan UMKM oleh stake holder terkait," kata Daniel.

Untuk tahun 2021, lanjutnya, Kantor Perwakilan BI memiliki program capacity building UMKM BI-Yes yang saat ini telah memasuki batch kedua, kurasi komoditas ekspor, pengembangan sertifikasi halal, pameran Karya Kreatif Indonesia hingga pagelaran Fesyar dan ISEF.

"Pada saat pandemi ini seharusnya bukan 5M lagi yang menjadi himbauan melainkan 6 M. Di mana M yang terakhir adalah melakukan transaksi non tunai. QRIS adalah jawabannya. Tidak perlu diragukan lagi kualitas produk dari UMKM kita hanya perlu mendorong transaksi non tunai melalui QRIS. Selain aman dari uang palsu, pencatatan keuangan lebih mudah karena uang langsung masuk ke rekening," kata Daniel yang hadir sebagai narasumber talkshow Road To Kilau Digital Permata Flobamora di Hotel Golden Maumere, Sabtu (1/5/2021) pagi.

Acara yang dibuka oleh Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo ini selain dihadiri oleh puluhan UMKM juga turut menghadirkan figur penting sebagai narasumber seperti Philip Gobang (Staf Khusus Menkominfo), Victoria Simanungkalit (Deputi Kementrian KUKM), Septriana Tangkary (Direktur IKPM Kemkominfo), Kuncoro Wastuwibowo (Synergy Project Leader Telkom Indonesia) dan Yosep (Kepala dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sikka). Semua stake holder bersepakat untuk memberikan yang terbaik dalam menyambut pelaksanaan GBBI di Labuan Bajo pada bulan Juni mendatang. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Kumpulan Berita Bank Indonesia

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved