Jumat, 12 Juni 2026

Bupati Belu dr. Taolin Agustinus, Sp.PD Evaluasi Satgas Covid-19 

covid-19 akan tetap berlanjut di masa kepemimpinan mereka namun kegiatan yang sebelumnya harus dievaluasi.

Tayang:
Penulis: Teni Jenahas | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Bupati dan Wakil Belu dr. Agus Taolin dan Drs. Aloysius Haleserens, MM. 

Bupati Belu dr. Taolin Agustinus, Sp.PD Evaluasi Satgas Covid-19 

POS KUPANG.COM| ATAMBUA--Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens akan mengevaluasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Belu. 

Sesuai rencana, agenda ini akan dilakukan di hari pertama ia masuk kantor, Rabu 28 April 2021.

Agus Taolin mengatakan hal itu dalam pidato perdananya di Gedung DPRD Belu, Selasa 27 April 2021 siang. 

Menurut Agus Taolin, salah satu kegiatan kerja pemerintah sebelumnya yang mengenjot banyak anggaran adalah penanganan Covid-19. Meskipun penanganan covid-19 akan tetap berlanjut di masa kepemimpinan mereka namun kegiatan yang sebelumnya harus dievaluasi.

Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens bersama ibu foto bersama usai pidato perdananya di Gedung DPRD Belu, Selasa (27/4/2021).
Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens bersama ibu foto bersama usai pidato perdananya di Gedung DPRD Belu, Selasa (27/4/2021). (POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS)

Agus Taolin ingin memastikan alur kerja satgas penanganan covid-19, baik upaya preventif maupun kuratif, pendataan dan penanganan pasien dan orang-orang terpapar covid-19. Kemudian, evaluasi kekuatan sumber daya, fasilitas dan anggaran.

Baca juga: Agus Taolin - Alo Serens Tingkatkan Produktivitas Kerja

Kata Agus Taolin, penanganan covid-19 merupakan upaya pemerintah menjaga masyarakatnya agar tetap sehat dan terhindari dari ancaman covid-19. Untuk itu, penanganan preventif dan kuratif harus sejalan. 
Namun dalam pengamatan mereka selama ini, masih ada hal yang belum diperhatikan serius salah penanganan kuratif sehingga nyawa orang-orang terpapar covid-19 tidak bisa tertolong.

Agus Taolin menyakini, hidup manusia ada di tangan Tuhan tapi upaya yang dilakukan pemerintah untuk menyelamatkan nyawa masyarakatnya harus maksimal. Sesungguhnya upaya itu tak hanya mengurus pasien covid-19 tapi seluruh pelayanan kesehatan harus maksimal. 

Penari likurai dari SMK Negeri 1 Atambua sudah siap tampil dalam acara penjemputan Bupati dan Wakil Belu dr. Agus Taolin dan Drs. Aloysius Haleserens, MM di Gedung DPRD Belu, Selasa 27 April 2021.
Penari likurai dari SMK Negeri 1 Atambua sudah siap tampil dalam acara penjemputan Bupati dan Wakil Belu dr. Agus Taolin dan Drs. Aloysius Haleserens, MM di Gedung DPRD Belu, Selasa 27 April 2021. (POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS)

"Kita bukan hanya urus Covid-19 tapi penyakit manular juga akan menjadi perhatikan kita. Usia ada di tangan Tuhan tapi upaya kita harus maksimal melayani masyarakat", ungkap Agus Taolin. (Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas). 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved