Dukcapil Flotim Terbitkan 4.600 Surat Kependudukan Warga Terdampak Bencana
Ribuan warga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur terdampak bencana alam yang menerjang wilayah itu
POS-KUPANG.COM | LARANTUKA -Ribuan warga di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur terdampak bencana alam yang menerjang wilayah itu, Minggu (4/4/2021) lalu. Akibatnya, surat-surat kependudukan warga banyak yang hilang.
Mengatasi itu, dinas kependudukan dan pencatatan sipil ( Dukcapil) Flores Timur bergerak cepat mencetak kembali surat-surat kependudukan warga yang terdampak.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Flores Timur, Marianus Nobo Waton mengatakan sehari setelah bencana, pihaknya langsung membentuk tim dan menyebar ke empat titik bencana yakni, desa Nelelamadike, desa Waiburak, Kelurahan Waiwerang Kota dan desa Oyang Barang.
Tim itu, kata dia, bertugas berkoordinasi dengan kordinator posko pengungsian guna mendata warga-warga yang kehilangan data kependudukan. Seminggu kemudian, tim kembali menyebar ke daerah-daerah terdampak lainnya di pulau Adonara.
Baca juga: Empat Bulan Cleaning Service Dinas P dan K Ende Belum Terima Gaji, Begini Penjelasan Sekdis
Baca juga: Indomaret Hari Ini Senin 26 April 2021, 2 Pcs Dancow Diskon Rp10.000, 5 Pcs Mie Sedap Rp 10.000
Menurut dia, saat ini sekitar 4.600 lebih dokumen warga terdampak bencana sudah dikeluarkan Dukcapil.
"Ada KTPL, akta kelahiran, akta perkawinan dan kartu keluarga sudah dicetak, tinggal kelurahan Waiwerang Kota dan Waiburak. Jika sudah selesai kita turun serahkan. Untuk desa Nelelamadike sudah diserahkan, masih sisa 11 orang tapi datanya sudah kami dapatkan. Targetnya, seluruh data korban yang terdata, hari ini kita tuntaskan," katanya.
Untuk memvalidasi data warga terdampak, Dukcapil Flotim juga berkoordinasi dengan dinas perumahan kawasan pemukiman.
Baca juga: drg Maria Martina Nahak: Dukungan Maksimal
Baca juga: Pasca Bentrok Antarpemuda, Suasana di Matani Mulai Kondusif
"Validasinya by name by adrees. Dan semua data sudah kita dapatkan. Hari ini saya pastikan datanya valid," tandasnya.
Kehabisan Ribbon Percetakan
Menurut dia, saat ini Dukcapil Flores Timur kehabisan reboon atau tinta percetakan. Meski demikian, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemprov NTT untuk pengadaan kembali reboon percetakan.
"Habis dari Jumat lalu, tapi besok sudah didatangkan dari provinsi. Untuk stok blanko masih 6000 lebih," katanya.
Dia mengaku beberapa bulan terakhir, loket pengurusan dokumen kependudukan dipadati warga. Hal itu, membuat pihaknya bekerja ekstra melakukan pelayanan.
"Banyak pemohon, setiap data yang masuk kita lengkapi. Kadang memang ada kendala seperti jaringan percetakan, jaringan konsolidasinya bermasalah atau pemadaman listrik. Tapi, kami berkomitmen harus melayani semua. Apalagi kita daaerah kepulauan jadi apapun caranya kita upayakan," tandasnya.
Ia membantah adanya calo pengurusan KTP di Dukcapil Flotim.
"Saya pastikan di dinas ini tidak ada calo. Seluruh proses sesuai SPO yang ada. Saya perhatikan betul, sehingga tidak berdampak ke palayanan masyarakat," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/dukcapil-flotim-terbitkan-4600-surat-kependudukan-warga-terdampak-bencana.jpg)