Breaking News:

Soal Data, Wakil Walikota Kupang : Lengkap Atau Tidak Kirim Dulu 

data yang dikirim ke pemerintah pusat, akan kembali dilakukan pemeriksaan data administratifnya.

Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/IRFAN HOI
Wakil wali Kota Kupang, Hermanus Man 

Soal Data, Wakil Walikota Kupang : Lengkap Atau Tidak Kirim Dulu 

POS-KUPANG.COM | KUPANG --Wakil walikota Kupang, Hermanus Man meminta agar proses validasi data agar tidak dilakukan secara bertele-tele agar tidak menghambat proses pengiriman data ke pemerintah pusat

"Jadi begini, validasi itu yang paling penting validasi fisik dan visual, administratif itu belakangan. Lengkap atau tidak, masih kurang, kirim dulu," jelasnya, Sabtu 21 April 2021. 

Dikatakan Herman, data yang dikirim ke pemerintah pusat, akan kembali dilakukan pemeriksaan data administratifnya.

Pasalnya, dalam bagian ini terdapat lembaga Aparat Pengawas Internal Pegawai (APIP) yang akan melakukan verifikasi data tersebut. 

Baca juga: Pemulihan Pasca Badai, Pemkot Kupang Gelar Doa Bersama Lintas Agama 

"Nik, nomor KK, kepemilikan lahan. Rumah lebih dari dua, cuma dapat 1. Begitu juga dengan kos-kosan rusak, dapat satu," urainya. 

Ia menambahkan, petugas akan melakukan identifikasi terhadap Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga korban yang namanya telah di ajukan. 

Herman juga menyebutkan, terkait dengan kerusakan rumah warga yang berkategori rusak sedang dan rusak ringan, pemerintah kota Kupang siap untuk membantu. 

Herman Man, Walkot Kupang
Herman Man, Walkot Kupang (POS KUPANG.COM/IRFAN HOI)

"Kalau hanya satu dua lembar seng, kami bisa buat. Ngapain tunggu dari pusat," ujarnya. 

Baca juga: Pemkot Kupang Usulkan Pembangunan Rumah Relokasi Tipe 36

Menurutnya, gubernur dan wakil gubernur akan memberikan arahan lebih lanjut kepada tiap kepala daerah terkait data ini, untuk itu, ia berharap agar proses validasi data kerusakan untuk dikerjakan secepat mungkin. 

Perlu diketahui, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemprov NTT memperingatkan Pemda di kabupaten/kota agar memvalidasi data bantuan korban hingga tanggal 26 April 2021 mendatang.  (Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved