Sabtu, 2 Mei 2026

PLTS di Nisar Desa Nangabere Kabupaten Mabar Kembali Beroperasi

Diakuinya, PLTS sempat tidak beroperasi karena sejumlah kabel dalam PLTS itu yang putus akibat digigit tikus.

Tayang:
Penulis: Gecio Viana | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/GECIO VIANA
Kepala ULP PLN Labuan Bajo, Ambara Natha 

 PLTS di Nisar Desa Nangabere Kabupaten Mabar Kembali Beroperasi

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO -- Masyarakat Nisar Desa Nanga Bere, Kecamatan Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), sempat mengeluhkan padamnya listrik di desa tersebut, Sabtu 24 April 2021.

Hal tersebut dikarenakan PLTS di desa tersebut yang tidak dapat beroperasi. Padahal baru saja beroperasi pada 30 Maret 2021 lalu.

Menanggapi hal itu, Manager Unit Layanan Listrik (ULP) PLN Labuan Bajo, Ambara Natha mengatakan, PLTS Nisar telah kembali beroperasi.

Diakuinya, PLTS sempat tidak beroperasi karena sejumlah kabel dalam PLTS itu yang putus akibat digigit tikus.

"PLTS Nanga Bere off gara-gara kabel yang putus digigit tikus," jelasnya.

Baca juga: 76 Tahun Tanpa Listrik, Bupati Sikka Hadirkan PLTS di Pulau Palue

Lebih lanjut, karena masih dalam garansi, pihak vendor beberapa waktu lalu turun ke lokasi dan memperbaiki kabel yang putus.

"Walaupun ada beberapa material kabel yang diorder dari Kupang, tetap diupayakan agar masyarakat segera mendapatkan layanan listrik," katanya.

Akhirnya, lanjut dia, pada Jumat 23 April 2021 sore, PLTS Nanga Bere dapat beroperasi.

"Material sudah diganti semua, sekarang PLTS Nanga Bere sudah normal," tegasnya.

Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari menanam pohon di bawah jaringan listrik.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI,  H. Alex Noerdin, bersama rombongan dan Wabup Kupang, Jerry Manafe ketika berada di PLTS  Desa Oelpuah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Jumat 14 Februari 2021
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, H. Alex Noerdin, bersama rombongan dan Wabup Kupang, Jerry Manafe ketika berada di PLTS Desa Oelpuah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Jumat 14 Februari 2021 (POS-KUPANG.COM/EDI HAYONG)

"Ini demi keamanan dan kenyamanan bersama. Bila ada kendala gangguan terkait suplay listrik silahkan laporkan ke petugas resmi PLN," katanya.

Baca juga: Kronologi Kasus Korupsi PLTS Rote Ndao yang Menjerat Kuasa Direktur PT Kencana Sakti

Sementara itu, warga Nisar Desa Nanga Bere, Fadil Mubaraq mengharapkan, terdapat petugas yang berada di desa agar lebih cepat merespon jika terjadi kerusakan di PLTS.

"Kalau bisa kedepannya pihak PLN sigap dalam merespon apa yang dibutuhkan masyarakat. Mengingat masyarakat sangat membutuhkan PLTS untuk kebutuhan sehari-hari. Kiranya ada pihak PLN yang stand by dilokasi dan siap mengatasi permaslahan dan memberikan informasi terbuka kepada masyarakat jika ada kendala," tegasnya.

Pihaknya juga berharap, agar PLN dapat melayani pelanggan baru di desa tersebut, sebab hanya beberapa kampung yang baru terlayani listrik.

PLTS ini dapat memfasilitasi kebutuhan listrik untuk 1.114 pelanggan baru dan prosentasi Energi Baru dan Terbarukan di NTT menjadi sebesar 13,91 %.
PLTS ini dapat memfasilitasi kebutuhan listrik untuk 1.114 pelanggan baru dan prosentasi Energi Baru dan Terbarukan di NTT menjadi sebesar 13,91 %. (POS KUPANG/YENI RACHMAWATI)

Baca juga: Kejati NTT Tangkap DPO Terpidana Korupsi PLTS Rote Ndao

"Dari Masyarakat juga berharap agar pelanggan baru yang akan bergabung untuk diberi kesempatan pemasangan MCB dalam waktu dekat," katanya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved