Plt Kadis Koperasi UK & M Belu Berdayakan Pengusaha Kecil dan Koperasi Primer

Plt Kepala Dinas Koperasi UK & M Kabupaten Belu, siap menindaklanjuti program strategis Bupati dan Wakil Bupati Belu

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi UK & M Kabupaten Belu, Elfridus Hale, SP. 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi UK & M Kabupaten Belu, Elfridus Hale, SP siap menindaklanjuti program strategis Bupati dan Wakil Bupati Belu, Agus Taolin-Aloysius Haleserens di sektor koperasi dan usaha kecil menengah dengan menekankan pada konsep pemberdayaan.

Perbedayaan sangat penting dilakukan agar koperasi dan usaha kecil menengah dapat berkembang pesat sehingga memberikan dapak pada peningkatan ekonomi masyarakat Kabupaten Belu.

Ditemui Pos Kupang.Com, Kamis (22/4/2021), Elfridus Hale mengungkapkan, pertumbuhan koperasi di Kabupaten Belu saat ini cukup bagus. Hal yang sama terjadi pada bidang usaha kecil dan menengah. Meski satu sisi pertumbuhan koperasi bagus namun di sisi lain ada juga koperasi yang kurang berkembang terutama koperasi primer kabupaten, bahkan ada koperasi yang tidak aktif.

Baca juga: Sinetron Ikatan Cinta Malam Ini Jumat 23 April 2021, Al Berkelit, Nino Curiga Elsa & Ricky di Hotel?

Baca juga: Ketua DPRD NTT Lepas Bantuan Tanggap Darurat Dana Kemanusiaan Kompas Bagi Korban Bencana NTT

Sesuai data dinas keadaan 2021, jumlah koperasi di Kabupaten Belu sebanyak 159 koperasi. Rincian, 155 koperasi primer kabupaten, tiga koperasi promer provinsi dan tujuh koperasi primer pusat.

Dari 155 koperasi primer kabupaten tersebut, yang aktif 70 koperasi dan 85 tidak aktif. Sedangkan koperasi primer provinsi dan pusat semuanya aktif.

Menurut Elfridus, koperasi primer kabupaten yang tidak aktif itu karena kendala bersaing dengan koperasi primer yang levelnya lebih besar terutama modal. Dampak ikutannya adalah masyarakat kurang tertarik menjadi anggota.

Terkait permasalahan seperti itu, pemerintah melalui Dinas Koperasi UK dan M akan berupaya melakukan pendampingan lebih dini bagi koperasi sehingga koperasi yang aktif saat ini tetap eksis dan terus berkembang maju.

Baca juga: Dampak Bencana, 14 Rumah di Kadumbul Sumba Timur Rusak Berat

Baca juga: Simak Jadwal Final Leg 2 Piala Menpora 2021, Persib Bandung Harus Berjuang Keras, Live Indosiar

Selain pendampingan untuk koperasi, dinas juga perlu menyentuh masyarakat lewat sosialisasi tentang koperasi dan manfaat berkoperasi dalam memberikan dampak ekonomi masyarakat.

Elfridus menambahkan, dinas juga akan melakukan pemberdayaan bagi pengusaha kecil dan menengah agar mereka tetap semangat dalam berusaha sehingga usahanya terus berkembang. Pemerintah juga bisa memberikan bantuan modal bagi mereka agar usaha mereka tetap berkembang meski di tengah pandemi Covid-19 ini.

Sesuai data dinas, koperasi primer kabupaten sebanyak 155 koperasi sedangkan koperasi primer provinsi yang ada di Kabupaten Belu yakni Credit Union Kasih Sejahtera, KSP Serviam dan Talenta. Koperasi primer pusat yaitu, Koperasi Nusantara, KSP Nasari, KSP TLM, Swastisari, Risky Abadi, Mitra Duaafa dan Kopdit Pintu Air.

Berdasarkan ruang lingkupnya, koperasi tersebut tergolong dalam beberapa nama yakni, koperasi simpan pinjam, koperasi serba usaha, koperasi unit desa (KUD), koperasi karyawan, koperasi pegawai negeri, koperasi wanita, pensiunan ABRI, keporasi kepolisian, koperasi pangkatan darat, pemuda, produsen dan konsumen. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Berita Kabupaten Belu

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved