Minggu, 19 April 2026

Pencarian Korban di Oyangbarang Masih Dilakukan, Katarina Harap Suaminya Ditemukan

Disaksikan warga setempat, alat berat ini berupaya mengeruk setiap sisi kali mati yang berada tidak jauh dari rumah Hendrikus. 

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA
Proses pencarian korban hilang di Desa Oyang Barang, Kecamatan Wotan Ulu Mado, Pulau Adonara 

Pencarian Korban di Oyangbarang Masih Dilakukan, Katarina Harap Suaminya Ditemukan

POS-KUPANG.COM|ADONARA -- Hingga hari ini, Tim SAR gabungan masih berusaha melakukan pencarian korban hilang di Desa Oyangbarang, Kecamatan Wotan Ulumado, Kabupaten Flores Timur. Hendrikus Lere (53) merupakan korban banjir bandang pada Minggu 4 April 2021 lalu, yang hingga kini belum ditemukan.

Upaya pencarian ini menggunakan ekskavator di sebuah kali mati, jalur banjir bandang beberapa waktu lalu. Disaksikan warga setempat, alat berat ini berupaya mengeruk setiap sisi kali mati yang berada tidak jauh dari rumah Hendrikus. 

Istri korban, Katarina Uto Kolin (50) masih berharap suaminya, Hendrikus bisa ditemukan. Dia begitu yakin keberadaan Hendrikus tidak jauh dari rumahnya. Pasalnya, beberapa lembar pakaian dan barang yang hanyut dipungutnya tidak jauh dari rumah mereka.

Baca juga: Saat Bunda Julie Sutrisno Laiskodat Mendengar Keluhan Warga Bloto Adonara Timur Flotim

Setumpuk pakaian yang dipungut Katarina ini kemudian diletakkan di atas fondasi rumah. Rumah ukuran 4 x 6 meter ini tampak rusak berat. Dinding sisi utara dan selatan ikut roboh diterjang banjir bandang.

"Tapi saya masih berharap suami saya bisa ditemukan. Dia itu tempatnya di sini di darat bukan di laut," kata Katarina kepada wartawan, Rabu 21 April 2021. 

Warga Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Adonara di posko pengungsian
Warga Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Adonara di posko pengungsian (POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA)

Katarian bahkan berupaya dengan segala cara termasuk ritual adat untuk menemukan suaminya. Termasuk beberapa dukun yang sudah dimintanya untuk membantu memberikan petunjuk keberadaan Hendrikus.

Baca juga: Ikan Segar Lembata Untuk Korban Bencana Adonara, Bupati Sunur: Dalam Duka Kita Tetap Baku Lihat 

"Semoga dalam waktu dekat bisa ketemu suami saya," ungkap Katarina dengan mata berkaca-kaca.

Diketahui, Desa Oyang barang termasuk desa terparah dalam badai siklon tropis seroja pada Minggu 4 April 2021 lalu.

Korban meninggal akibat  banjir bandang sebanyak 3 orang. Korban lainnya, Stefanus Tukan Kolin ditemukan  hari ketiga setelah peristiwa nahas ini. Sedangkan korban lainnya, Yosep Basaneku Moron ditemukan pada hari kelima.

Julie Sutrisno Laiskodat saat beraudiens dengan warga Desa Bloto, Kecamatan Adonara Timur
Julie Sutrisno Laiskodat saat beraudiens dengan warga Desa Bloto, Kecamatan Adonara Timur (POS-KUPANG.COM/AMAR OLA KEDA)

Baca juga: Pemerintah Siap Bangun 300 Rumah untuk Tiga Lokasi Banjir di Pulau Adonara Flotim

Kedua korban ini ditemukan di pinggir pantai Desa Oyangbarang yang letaknya tidak jauh dari Desa Oyangbarang. Sementara sekitar 12 rumah di desa ini rusak parah. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved