Pemda Manggarai dan BPOLBF Teken MoU
kesepakatan teknis akan dituangkan dalam perjanjian kerja sama yang akan ditanda tangani di waktu berikutnya.
Penulis: Robert Ropo | Editor: Rosalina Woso
Pemda Manggarai dan BPOLBF Teken MoU
POS KUPANG.COM |RUTENG--Mempercepat pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif (Ekraf) di Kabupaten Manggarai, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai melakukan tanda tangan memorandum of understanding (MoU) dengan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF).
Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Bupati Manggarai Herybertus G.L Nabit, SE.,MA dan juga Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores, Shana Fatina, disaksikan oleh Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Manggarai Siprianus Namun dan Direktur Investasi dan Kelembagaan BPOLBF, Nesya Amelia.
Penandatanganan MoU ini berlangsung di Ruang Tamu, Istana Keuskupan Ruteng, Selasa 20 April 2021.
MoU ini merupakan bentuk kesepakatan formal antara Pemerintah Kabupaten Manggarai dengan BPOPLBF dalam rangka percepatan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Manggarai. Sementara, kesepakatan teknis akan dituangkan dalam perjanjian kerja sama yang akan ditanda tangani di waktu berikutnya.
Bupati Hery dalam kesempatan itu mengatakan, Pemda Manggarai menyampaikan terima kasih kepada BPOLBF dengan niat baik dan inisiatif yang luar biasa senantiasa memberikan penguatan-penguatan kepada Pemda Manggarai di masa-masa awal sehingga Pemkab Manggarai memutuskan untuk bekerja sama yang lebih erat dengan BPOLBF untuk mempercepat pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Manggarai.
"Saling pemahaman itu sudah ada, diskusi-diskusi sudah terbangun yang kemudian berpuncak pada hari ini dalam penandatanganan kesepahaman mengenai percepatan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Manggarai,"jelas Bupati Hery.
Bupati Hery juga mengharapkan agar melalui kesepahaman bersama itu, kemudian nantinya pihaknya maju kepada perjanjian kerja sama.
"Disitu akan lebih detail apa-apa yang harus dilakukan oleh pemerintah kabupaten Manggarai. Kalau berbicara Pemerintah Kabupaten Manggarai artinya semua OPD yang ada ditubuh Pemkab Manggarai tidak hanya dinas Pariwisata saja dan juga apa-apa juga yang harus dilaksanakan oleh BPOLBF dalam rangka mendukung kami,"ungkap Bupati Hery.
Bupati Hery juga mengatakan, dalam pelaksanaan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif paling terdepan adalah Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Manggarai. Sedangkan BPOLBF ada di belakang untuk mendukung terkait kegiatan perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif ini di Kabupaten Manggarai.
Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores, Shana Fatina, dalam kesempatan itu, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Manggarai Karena telah melaksanakan kerja sama yang erat dengan BPOLBF. Pihaknya siap memberikan suport dan mendukung Pemkab Manggarai untuk pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Manggarai.
Menurutnya kerja sama yang lebih erat ini sejalan dengan misi pemerintah pusat dalam membangun pariwisata dan ekonomi kreatif terintegrasi dengan BPOLBF dengan wilayah jangkauan di 11 kabupaten.
"Dan dengan adanya penandatangan MoU ini tentunya kita akan lebih detail dan lebih spesifik lagi terhadap bagian-bagian mana yang difollow up lebih lanjut. Saya sepakat posisi kami untuk mensuport dan menjamin agar keotentikan Kabupaten Manggarai itu nantinya bisa terfasilitasi dan menjadi warna pariwisata yang berkualitas yang ada di Labuan Bajo-Flores,"pungkas Shana.
Adapun Sebelum bertemu dalam acara penandatangan MoU, Bupati Hery menghadiri dan membuka 'Bimtek Kemitraan Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wilayah Nusantara, Asean, Australian, dan Oceania', yang bertempat di Aula Missio, Unika St. Paulus Ruteng.
Dalam sambutannya, Bupati Hery menyampaikan gagasan pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang lebih mendorong sumber daya manusia lokal untuk dapat berkreasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/mou-antara-bupati-manggarai-dandirektur-utama-bpolbf.jpg)