Jumat, 10 April 2026

Makna Hari Kartini, Pegawai BRI Punya Semangat Kerja yang Sama dengan Laki-Laki

Hari Kartini yang jatuh pada 21 April setiap tahunnya dimaknai bermacam-macam oleh masyarakat

Penulis: F Mariana Nuka | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Intan Nuka
Para petugas teller di BRI Kupang sedang melayani nasabah. Mereka mengenakan kebaya untuk memperingati Hari Kartini. Foto diambil pada Rabu (21/4) siang di BRI Kupang. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG –Hari Kartini yang jatuh pada 21 April setiap tahunnya dimaknai bermacam-macam oleh masyarakat. Tak lagi sebatas mengenakan pakaian kebaya ala Kartini zaman dulu, berbagai pemikiran progresif pun ditunjukkan oleh para perempuan yang termotivasi atas semangat Kartini.

Dalam bidang pekerjaan, tentu saja perempuan masa kini juga mengambil peran yang sama dengan laki-laki. Hal itu diungkapkan oleh tiga Relationship Manager dari BRI Kupang: Bety Kusumo, Maris Sooai, dan Mendy Kuna.

Dalam kesehariannya, mereka bertiga merupakan pekerja lapangan yang harus mencari kredit, memroses kredit, dan memantau nasabah. Berbagai pekerjaan berat yang sering diidentikkan dengan laki-laki tak membuat mereka patah semangat.

“Setiap perempuan juga punya semangat yang sama dengan laki-laki,” kata Maris Sooai tegas.

Baca juga: Kapal Selam TNI AL Hilang Kontak Saat Latihan Tembak Rudal, Diduga Tenggalm Palung Sedalam 700 Meter

Baca juga: Pencarian Korban di Oyangbarang Masih Dilakukan, Katarina Harap Suaminya Ditemukan

Menurutnya, anak-anak muda perempuan harus punya mimpi dan cita-cita yang dicapai. Perempuan tidak boleh membatasi mimpi.

Mendy Kuna pun menyambung, perempuan punya semangat dan mampu bersaing dengan laki-laki.

“Anak-anak muda yang belum memiliki pekerjaan, harus tetap semangat dan mandiri,” kata Bety menambahkan.

Pimpinan Cabang BRI Kupang, Stefanus Juarto menilai bahwa semangat Kartini sudah menginspirasi perempuan Indonesia. Apapun pekerjaan dan profesi, perempuan bisa ambil bagian didalamnya.

Baca juga: Mitigasi Bencana, PLN akan Perkuat Fondasi dan Bangun Jalur 70 kV dan 150 kV

Baca juga: Pengembalian Dana Bergulir di Kabupaten Ende Lamban

“Tidak ada hal yang membatas perempuan untuk berkarya dan berkarir. Mereka juga diberi kesempatan yang sama,” kata Stefanus, Rabu (21/4) siang.

Dia berharap, para perempuan dapat mengembangkan karir dan talenta untuk mengisi kesempatan yang ada. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Intan Nuka)

Berita Hari Kartini

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved