Bencana Alam NTT
Update Korban Bencana Seroja NTT, Warga Baru Temukan Tiga Jenazah yang Tidak Dilaporkan Hilang
Dengan demikian, terdapat tambahan 3 korban meninggal dunia tidak berasal dari korban hilang yang ditemukan.
Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Update Korban Bencana Seroja NTT, Warga Baru Temukan Tiga Jenazah yang Tidak Dilaporkan Hilang
POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Jumlah warga yang dilaporkan hilang belum berkurang selama 24 jam terakhir. Namun demikian, terdapat penambahan jumlah korban meninggal dunia pada Rabu 14 April 2014.
"Berdasarkan data dari lapangan korban jiwa meningkat menjadi 181 jiwa, 47 jiwa dinyatakan hilang dan 250 orang mengalami luka-luka," kata Wagub NTT Josef Adrianus Nae Soi saat jumpa pers di Posko Tanggap Darurat Bencana Siklon Seroja NTT, Rabu 14 April 2021 sore.
Data jumlah 47 korban hilang itu masih sama dengan data hari sebelumnya. Dengan demikian, terdapat tambahan 3 korban meninggal dunia tidak berasal dari korban hilang yang ditemukan.
Saat ditanya wartawan, Wagub Josef Nae Soi menjelaskan, tambahan jumlah korban meninggal dunia itu merupakan korban yang ditemukan namun tidak dilaporkan hilang sebelumnya.
"Ada kendala di desa-desa baru menemukan jenazah dan data terakhir itu karena kondisi daerah, Sebelumnya tidak diketahui dan belum dilaporkan hilang," jelas Wagub Josef Nae Soi.
Baca juga: Kepala BNPB Dony Monardo dan Wagub NTT Kunjungi Posko Pengungsi di SD Inpres Oesapa Kecil, Kupang
Ia mengatakan, untuk korban luka luka sebagian besar saat ini hanya luka ringan. Sementara korban dengan luka berat yang sempat dirawat di rumah sakit saat ini kondisi semakin pulih.
Sementara total pengungsi bertambah menjadi 49.512 jiwa dari sebelumnya 34. 838 jiwa. Namun demikian, sebagian besar pengungsi telah kembali ke rumah rumah keluarga. Bahkan sebagian sudah memperbaiki rumah mereka yang rusak.
Wagub Josef Nae Soi mengatakan, berdasarkan akumulasi laporan dari daerah, total rumah rusak berat berjumlah 17.124 unit, rumah rusak sedang berjumlah 13.652 unit, dan rumah rusak ringan berjumlah 35.733 unit.
Menurut dia, hingga saat ini, seluruh wilayah bencana sudah dijangkau termasuk wilayah -wilayah yang sebelumnya terisolir. Hal tersebut dilakukan untuk evakuasi dan penyelamatan korban maupun pendistribusian logistik tanggap darurat.
Baca juga: Wagub NTT Akui Masih Banyak Daerah Terisolir di Kabupaten Alor
"Hari ini Bapak Gubernur mengunjungi daerah Sumba dan memberikan bantuan disana dan saya juga kunjungi Kabupaten Alor dan memberikan bantuan di Desa Lipang, Waesika, Maipeang dan Desa Mainang," ujarnya.
Ia mengatakan, pemerintah membuka ruang pelibatan tokoh agama dalam hal pemulihan psikologi korban khususnya dalam rangka upaya trauma healing bagi anak anak korban bencana.
"Saat kunjungan tadi juga kami melibatkan dengan tokoh agama agar bisa membantu pemulihan mental bagi anak-anak yang mengalami trauma terutama bagi yang keluarganya meninggal. Kami juga datangkan psikolog untuk membantu mereka," tambah dia.
Baca juga: Wagub NTT, Josef Adrianus Nae Soi Tinjau Korban Bencana Terisolir di Oepoli Kabupaten Kupang
Saat ini pemulihan infrastruktur terus dilakukan diantaranya perbaikan dan Pembangunan jembatan darurat oleh TNI- Polri bersama PUPR. Wagub Josef Nae Soi juga berharap dukungan seluruh pihak agar upaya evakuasi dan penyelamatan dapat berjalan dengan hasil maksimal. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)