Breaking News:

Salam Pos Kupang

Relokasi yang Aman

BADAI akibat Siklon Tropis Seroja yang mulai melanda wilayah Nusa Tenggara Timur ( NTT) sejak tanggal 2 - 5 April 2021

Editor: Kanis Jehola
Relokasi yang Aman
DOK POS-KUPANG.COM
Logo Pos Kupang

POS-KUPANG.COM - BADAI akibat Siklon Tropis Seroja yang mulai melanda wilayah Nusa Tenggara Timur ( NTT) sejak tanggal 2 - 5 April 2021 menyebabkan kerusakan yang sangat parah pada sebagian wilayah NTT

Selain ratusan korban meninggal dan hilang, ribuan mengungsi, properti pribadi seperti rumah dan tempat usaha banyak mengalami kerusakan. Bahkan lokasi tempat tinggal yang dihantam badai sudah banyak yang tidak layak huni lagi.

Pemerintah Kota Kupang cepat menanggapi keresahan para korban mengenai masa depan mereka. Tak tanggung-tanggung, Pemerintah Kota Kupang sudah berencana merelokasi korban yang dianggap tidak mungkin lagi membangun rumah di lokasi yang sama.

Pemerintah Kota Kupang sudah menyiapkan lokasi untuk relokasi para korban atau warga yang terdampak bencana Seroja ini. Pemerintah Kota Kupang sudah menetapkan daerah yang menjadi lokasi relokasi yaitu di Kelurahan Liliba , Oebufu, Bakunase II dan Maulafa.

Baca juga: Memalukan,Bulan Madu Atta & Aurel Dikritik Ade Armando, Sang Youtuber: Minggir Ga Usah Ikut Campur!

Baca juga: PEMULIHAN PASCA BENCANA

Kita menyambut dengan optimis niat baik pemerintah yang peduli dengan warga ini. Namun, kita berharap lokasi relokasi adalah benar-benar aman dari ancaman bencana. Kita tidak ingin para warga terdampak badai Seroja ini kemudian akan menjadi korban bencana lain seperti banjir, atau tanah longsor atau apapun bencana itu. Sudah cukup penderitaan mereka akibat badai Seroja ini

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah tanah yang mereka tempati. Tanah tersebut hendaknya benar-benar bebas dari masalah hukum atau tidak menimbulkan masalah dikemudian hari.

Kita tahu, di Kota Kupang ini pernah punya masalah korban penggurusan yang direlokasi ke tempat lain dan beberapa tahun kemudian digusur lagi setelah tanah yang mereka tempati digugat tuan tanah.

Kita berharap, kenyamanan para korban terdampak perlu diperhatikan agar tidak lagi terbebani dengan masalah yang akan muncul dikemudian hari.

Baca juga: Jelang MotoGP Portugal 2021, Rossi Sebut Hal yang Mengejutkan Ini, Cek Jadwal MotoGP Portugal 2021

Baca juga: Bukan Amerika Tapi Australia yang Akan Berperang degan China, Pakar Ungkap Fakta Kehancuran 2 Negara

Dan, yang tidak kalah penting adalah pemerintah tidak saja menunjuk area relokasi tetapi juga membantu membangun rumah siap tinggal yang layak.

Selain itu, kebutuhan rumah tangga seperti peralatan masak dan makan perlu disiapkan dan disumbangkan ke korban. Sebab, kita percaya bahwa para korban tesebut tidak punya banyak harta yang tersisa. Sehingga bantuan peralatan rumah tangga juga sangat dibutuhkan.

Tidak hanya itu, bantuan sandang pangan untuk beberapa bulan ke depan perlu juga diperhatikan. Bila perlu bantuan diberikan sampai keluarga atau korban ini dianggap mampu berdiri sendiri tanpa harus dibantu lagi.

Dari catatan di atas terlihat sangat banyak yang harus dilakukan pemerintah, namun itulah hakikat pemeritah atau nama negara wajib melindungi segenap warga negara Indonesia.

Setiap orang tentu tidak ingin menjadi korban bencana, namun bila sudah terkena bencana maka pemerintah wajib menanggani setiap warganya yang tertimpa bencana tersebut. (*)

Kumpulan Salam Pos Kupang

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved