Breaking News:

Pasca Bencana NTT

Lama Pengerjaan Rumah Relokasi Bergantung Spesifikasi Rumah

Pemerintah merencanakan melakukan relokasi para warga terdampak bencana

Penulis: F Mariana Nuka | Editor: Kanis Jehola
ISTIMEWA
DPP REI dan Metland Group dari Jakarta memberikan sumbangan obat-obatan bagi masyarakat. Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby menyerahkan bantuan tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Kamis (15/4/2021). 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah merencanakan melakukan relokasi para warga terdampak bencana. Tiga wilayah yang direlokasi yaitu Flores Timur, Lembata, dan Kota Kupang.

Menurut Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby, pengerjaan rumah bantuan relokasi bergantung pada spesifikasi rumah. Lama pengerjaan sendiri sekitar tiga sampai enam bulan untuk tipe 36.

"Spec akan menentukan biaya, karena ada yang hanya setengah tembok, ada yang tidak pakai plafon, dan lainnya. Jadi, harganya tergantung," kata Bobby saat dihubungi POS-KUPANG.COM, Kamis (15/4) siang.

Bobby menyatakan keprihatinannya atas kondisi korban Siklon Tropis Seroja. Diakuinya banyak properti yang hancur akibat bencana ini, tapi lebih disayangkan banyaknya warga yang kehilangan nyawa.

Baca juga: Promo Hypermart Besok 16 April 2021, Belanja Lewat GrabMart Ada Diskon Hingga 75 Ribu

Baca juga: 10 Hari Pasca Bencana, Pemerintah Pastikan Total Korban Siklon Seroja di NTT

Dia menjelaskan bahwa pengerjaan rumah bantuan ini kemungkinan dikerjakan oleh kontraktor, bukan oleh pengembang dalam hal ini REI.

"Dikarenakan ini bantuan pemerintah di lokasi tanah pemerintah maka kontraktorlah yg akan mengerjakan rumah-rumah tersebut. Kami harapkan bisa secepatnya agar saudara-saudara kita punya tempat tinggal yang layak secepatnya," tandasnya.

DPP REI Beri Bantuan DPP REI dan Metland Group dari Jakarta memberikan sumbangan obat-obatan bagi masyarakat. Ketua DPD REI NTT, Bobby Pitoby menyerahkan bantuan tersebut kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Kamis (15/4). Sekiranya terdapat 49 jenis obat yang diberikan.

Baca juga: Ingat Cornelia Agatha Alias Sarah? Kondisi Pacar Doel Menyedihkan, Idap Penyakit Berbahaya Ini, Apa?

Baca juga: Penyaluran BST Belu-Malaka Masuk Tahap Terakhir, Ini Jumlah Penerimanya

"Ini merupakan bantuan gelombang pertama berupa obat-obatan. Nanti akan ada gelombang kedua dari DPP REI beserta Global Rescue yang akan menyumbangkan 10 tenda darurat untuk puskesmas," sambungnya.

Tenda darurat itu, kata Bobby, berukuran 6 x 14 meter. Tenda itu akan diberangkatkan bersamaan dengan pesawat Hercules dari BNPB. "Mungkin minggu depan baru tiba. Ini juga akan kita serahkan kepada Kadis Kesehatan NTT," tambahnya.

Pasokan Bahan Bangunan di Toko Bangunan
Jembu Jurede, seorang warga Kelapa Lima masuk ke Toko Sinar Bangunan di Kuanino untuk membeli tripleks. Menurutnya, harga bahan bangunan di toko itu terjangkau, sehingga dia memutuskan membeli barang di situ. Dia membeli tripleks 8 mm dengan harga sekitar seratus ribu rupiah. Sementara harga paku sekitar Rp17 ribu per kilo gram.

Halaman
12
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved