Breaking News:

Penyaluran BST Belu-Malaka Masuk Tahap Terakhir, Ini Jumlah Penerimanya

Penyaluran bantuan sosial tunai ( BST) untuk Kabupaten Belu dan Malaka tahap 12 dan 13 dibayar satu kali dalam bulan April 2021

Penulis: Teni Jenahas | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/TENI JENAHAS
Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) tahap 12 dan 13 di Kantor Pos Atambua, Kamis (14/4/2021). 

POS-KUPANG.COM | ATAMBUA - Penyaluran bantuan sosial tunai ( BST) untuk Kabupaten Belu dan Malaka tahap 12 dan 13 dibayar satu kali dalam bulan April 2021. Ini merupakan penyaluran terakhir BST melalui PT Pos Indonesia.

Dua tahap ini dibayar satu kali dengan total uang bantuan Rp 600 ribu per KPM (keluarga penerima manfaat).

Kepala Kantor Pos Atambua, Ricky Ramadhan mengatakan hal itu kepada wartawan saat ditemui, Kamis (14/4/2021).

Menurut Ricky, saat ini PT Pos Indonesia Atambua menyalurkan dana BST tahap 12 dan 13 yang dibayar sekaligus sehingga disebut penyaluran terakhir.

Baca juga: Begini Cara Hitung Besaran Tunjangan Hari Raya Karyawan Swasta, Cermati Baik-Baik Agar Tak Dirugikan

Baca juga: Alfamart Besok Jumat 16 April 2021 Terbaru Diskon 50% dari Pinkberry, Promo Serbu Alfamart

Total penerima bantuan tahap 12 dan 13 ini sebanyak 12.117 KPM di dua kabupaten yaitu, Belu 4. 000 lebih dan Malaka 7.000 ribu lebih.

Untuk mempercepat penyaluran, PT Pos Indonesia membuat jadwal penyaluran kemudian petugas atau juru bayar melakukan penyaluran di desa. Pola ini dilakukan untuk mempercepat penyaluran dan menghindari penumpukan warga di tengah pandemi covid-19.

"Kita menyebar di sejumlah titik di kantor pos cabang, baik di Belu maupun di Malaka. Kita membagi jam per desa dan petugas kita menyebar sehingga warga tidak numpuk", jelas Ricky.

Baca juga: PKB NTT Solid Dukung Gus Ami Kader Desak Muktamar Luar Biasa

Baca juga: Bank Mandiri Regional Denpasar, Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Banjir di TTU

Bagi warga penerima yang tidak sempat hadir saat jadwal penyaluran karena ada halangan bisa datang langsung ke kantor Pos. Di kantor disediakan satu ruangan dan petugas juru bayar.

Ditanya menganai bantuan yang dikembalikan karena tidak tersalurkan, Ricky mengatakan, bantuan tidak tersalurkan karena KPM yang bersangkutan mungkin meninggal dunia atau sudah pindah/ tidak berada di tempat meski dihubungi berkali-kali.

Meski demikian, PT pos tidak langsung mengembalikan dananya kecuali sudah ada petunjuk dari pemerintah. Sebelum ada petunjuk baru, PT Pos tetap melakukan pembayaran.

"Ada petunjuk baru dikembalikan. Sebelum ada petunjuk tetap dilakukan pembayaran. Tahap 11 ada 58 orang tidak disalurkan", kata Ricky. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Teni Jenahas)

Berita Kabupaten Belu

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved