Breaking News:

Cegah Penularan Virus Corona, Kapolres Arianto Akan Bubarkan Kumpulan masa Diatas 50 Orang

Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.H, M.H menegaskan akan membubarkan kumpulan massa

POS-KUPANG.COM/Petrus Piter
Penjabat Bupati Sumba Barat, Cosmas Damianus Lana, S.H,M.Si didampingi Penjabat Sekretaris Daerah, Drs.Daniel B.Pabala, Kapolres Sumba Barat, FX Irwan Arianto dan Kasdim 1613 Sumba Barat, Mayor Caj.Muliyono memimpin rapat evaluasi tim covid-19 Sumba Barat di aula kantor Bupati Sumba Barat, Senin (12/4/2021) 

POS-KUPANG.COM | WAIKABUBAK---Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.H, M.H menegaskan akan membubarkan kumpulan massa berjumlah diatas 50 orang.

Langkah tegas perlu dilakukan demi mencegah peningkatan penularan virus corona di wilayah Sumba Barat sebagaimana berlangsung tiga bulan terakhir ini.

Untuk itu, pihaknya meminta dukungan Pejabat Bupati Sumba Barat,Cosmas Damianus Lana, S.H dengan mengeluarkan sebuah surat keputusan memperkuat tindakan tegas aparat kepolisian menegakan disiplin pelaksanaan protokol kesehatan.

Kapolres Kabupaten Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto, S.I.K,M.H menyampikan hal itu dalam rapat evaluasi kerja tim gugus tugas covid-19 Sumba Barat di aula Kantor Bupati Sumba Barat, Senin (12/4/2021).

Baca juga: PPNI NTT Serahkan Bantuan dan Siapkan Spesialis Jiwa Untuk Korban Bencana di Lembata

Baca juga: Puasa Ramadan Aturan Menelan Ludah, Haid, Muntah. Mabuk dan Bersetubuh Bisa Batalkan Puasa?

Menjabat posisi sebagai Wakil Ketua tim gugus tugas covid-19 Sumba Barat, Kapolres Arianto menyarankan, kalau bisa setiap minggu, berlangsung rapat evaluasi tim covid-19 Sumba Barat guna meningkatan pelayanan atau memperbaiki pelayanan bila dalam rapat evaluasi minggu itu menemukan masih kurangnya pelayanan tim satgas covid-19 Sumba Barat.

Sebab kalau 3 bulan baru berlangsung rapat evaluasi nampak kurang efektif. Lebih baik setiap minggu, kita duduk bersama mengevaluasi bersama kerja tim satgas covid-19 Sumba Barat agar perbaikan kinerja pelayanan berubah pula. Kapolres juga meminta tim satgas covid-19 Sumba Barat harus transparan tentang anggaran penanganan covid-19.

Sementara itu Kepala staf Kodim 1613 Sumba Barat,Mayor Caj Muliyono meminta tim satgas covid-19 Sumba Barat harus tegas menegakan peraturan. Karena itu bila pasien meninggal karena terkonfirmasi positip tertular virus corona maka harus tegas memproses penguburannya sesuai tata cara protokol kesehatan. Tidak boleh ada kompromi. Semua harus tegas sesuai ketentuan.

Baca juga: Warga 10 Desa di Kabupaten Lembata Akan Direlokasi

Baca juga: Tidak Terima Ayahnya Dimaki, Pria di Kupang Tikam Tetangganya

Terhadap hal itu, Pejabat Bupati Sumba Barat, Cosmas Damianus Lana, S.H,M.Si yang memimpin rapat evaluasi tim satgas covid-19 Sumba Barat itu meminta waktu untuk mendiskusikan hal itu untuk seterusnya dikeluarkan keputusannya. Sebab semua usulan itu demi kebaikan bersama dalam mencegah penularan virus corona di daerah ini. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter)

Berita Sumba Barat

Penulis: Petrus Piter
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved