Rabu, 22 April 2026

Bencana Alam NTT

Bencana Siklon Seroja di Kabupaten Sikka Makan Korban 1 Nelayan

Akibat bencana ini ada kerusakan, korban jiwa dan kerugian material yang dialami warga.

Penulis: Aris Ninu | Editor: Rosalina Woso
POS KUPANG.COM/ISTIMEWA
Bantuan bagi korban bencana di Sikka mulai disalurkan ke daerah kepulauan. 

Bencana Siklon Seroja di Kabupaten Sikka Makan Korban 1 Nelayan

POS-KUPANG.COM | MAUMERE--Bencana alam cuaca ekstrim badai siklon seroja yang menyebabkan terjadi angin kencang dan hujan lebat juga melanda Kabupaten Sikka.

Pada umumnya lokasi bencana di Sikka menyerang pemukiman warga di daerah kepulauan dan pesisir pantai yang mengakibat adanya kerusakan rumah dan fasilitas umum serta jalan.

Data terkini bencana di Kabupaten Sikka yang diperoleh POS-KUPANG.COM di Maumere, Senin 12 April 2021 pagi menjelaskan, bencana alam di Sikka terjadi pada tanggal 31 Maret hingga 5 April 2021.

Akibat bencana ini ada kerusakan, korban jiwa dan kerugian material yang dialami warga.

Baca juga: Garam  Yodium Terbaik  Diproduksi Kopdit Pintu Air Rotat Kabupaten Sikka

Lokasi bencana di Sikka tersebar pada 14 titik yakni Desa Semparong, Gunung Sari, Parumaan, Kojadoi, Kojagete, Pemana, Pulau Palue, Kolisia, Lewomada, Darat Pantai, Geliting, Waiara, Watumilok dan Dobo.

Dalam kejadian ini ada satu korban jiwa. Di mana korban meninggal dunia akibat badai siklon seroja terjada pada tanggal 4 April 2021 siang.

Korban meninggal dunia bernama Abdul Kilak Latube (63), warga Blatat, RT 006/RW. 003, Desa Darat Pantai, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka yang berprofesi sebagai nelayan.

Untuk data pengungsi di lokasi bencana yakni Desa Samparong dari tanggal 31 Maret 2021 sampai tanggal 4 April 2021 sebanyak 219 Kepala Keluarga (KK). Warga saat ini sudah kembali ke rumah masing-masing.

Baca juga: Pelajar Ini Tewas di Dusun Hepang Kabupaten Sikka, Ini Penyebabnya

Desa Watumilok, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka  ada 7 KK atau 31 jiwa.

Sementara kerusakan akibat badai Desa Semparong rumah rusak ringan ada 5 dan rusak berat 1 rumah.

Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda rusak ringan 9 rumah. Desa Lewomada, Kecamatan Talibura 8 warga yang berprofesi nelayan mengalami kerugian sampan dan mesin perahu motor.

Desa Watumilok, Kecamatan Kangae ada 7 rumah rusak ringan.

Kerusakkan fasilitas umum dan infrastruktur jalan provinsi di Desa Lewomada yang menghubungkan Sikka dan Flotim putus dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Baca juga: 56 KK di Kota Uneng Kabupaten Sikka Terkena Badai Rob, Polsek Alok Pimpin Warga Kerja Bakti

Desa Dobo, Kecamantan  Mego akibat terjadi hujan lebat jalan ambruk hingga nyaris putuskan jalan negara lintas trans Flores yang menghubungkan Sikka dan Ende yang disebabkan tergerus oleh air hujan.

Pulau Palue jalan menalami rusak tepatnya di Dusun Uwa, Desa Maluriwu, Kecamatan Palue dengan panjang jalan sekira 100 Meter.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved