Munarman Tak Berkutik Dicecar Najwa Shihab Soal Baiat ISIS di Makassar, Intel BIN Sebut Begini, Apa?
Kehadiran Munarman, mantan Sekretaris Umum FPI (Front Pembela Islam saat kegiatan Baiat Anggota ISIS masih menjadi buah bibir masyarakat di Tanah Air.
POS-KUPANG.COM - Kehadiran Munarman, mantan Sekretaris Umum FPI (Front Pembela Islam saat kegiatan Baiat Anggota ISIS masih menjadi buah bibir masyarakat di Tanah Air.
Mantan Badan Intelejen Negara (BIN) Soleman B Ponto pun ikut berbicara terkait kabar bahwa Munarman hadir dalam acara tersebut.
Meski peristiwa tersebut terjadi sejak tahun 2015, namun sampai saat ini masyarakat masih mempertanyakan benar tidaknya kabar tersebut.
Pasalnya, sampai saat ini Munarman sendiri belum memberikan klarifikasi yang jelas tentang hal itu.
Selama ini, Munarman hanya mengatakan, bahwa FPI selama ini menggunakan aspirasi politiknya secara terbuka dan tidak melakukan terorisme politik.
Lalu Najwa Shihab menunjukkan video yang memperlihatkan Munarman hadir dalam baiat kelompok yang terafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
Baca juga: Gugatan Praperadilan Rizieq Shihab Dinyatakan Gugur, Munarman Sampai Memarahi Jaksa: Jangan Ngeles!
Baca juga: Sekretaris FPI Munarman Diduga Terlibat Teroris Awal Kasusnya dari Pengakuan Teroris Ini, Siapa Dia?
Munarman mengaku hanya diundang FPI Makassar dalam seminar tersebut.
Munarman lantas mengatakan ia tidak tahu ada agenda hari kedua di acara tersebut.
Ia mengatakan kebetulan pesawat yang ia pesan akan kembali ke Jakarta keesokan harinya.
Sehingga ia memutuskan datang di acara tersebut.
Munarman mengaku tidak tahu tujuan acara hari kedua adalah pembaiatan.
"Saya tidak tahu ada agenda pembaiatan, karena saya diundang di Kota Makassar. Karena tiket saya besoknya baru pulang dan itu pun siang, mereka menawarkan besok masih ada lagi," jelas Munarman.
Najwa Shihab lantas penasaran apakah Munarman pernah dipanggil polisi terkait video viral tersebut.
"Anda menyampaikan klarifikasi ini ke polisi? Sempat dipanggil tidak?" tanya Najwa Shihab.
Munarman tampak tak suka dengan pertanyaan Najwa Shihab itu.
"Perbuatan saya diundang apakah perbuatan pidana? Kenapa saya harus klarifikasi? Itu dulu," bantah Munarman.
Najwa Shihab lalu mengulang pertanyaannya.

"Pertanyaan saya, apakah sempat ada yang memanggil untuk klarifikasi?" tanya Najwa lagi.
Munarman mengaku tertuduh dengan pertanyaan itu.
"Pertanyaan saya apakah itu kejahatan? Saya tanya, makanya, apakah itu kejahatan?" balas Munarman.
Munarman lantas menegaskan ia hanya memberi materi seminar tentang bagaimana anggota FPI Makassar jangan terjebak dalam terorisme.
Najwa kembali mencecar karena merasa hanya menanyakan hal yang sederhana.
"Bang Munarman, saya bukan polisi. Saya bertanya pengalaman Anda. Apakah dipanggil? Pertanyaan saya itu," kata Najwa.
Munarman mengatakan tindakan yang ia lakukan bukanlah kejahatan.
"Makanya saya jawab, karena itu bukan kejahatan," tegas Munarman.
"Pernah atau tidak? Anda tidak mau menjawab," tanya Najwa lagi.
Munarman terlihat kesal dan balik betanya ke Najwa Shihab.
"Berarti Anda minta saya dipanggil?" ucap Munarman sambil menunjuk Najwa.
"Perlu dipanggil tidak?" tanya Najwa ke narasumber lainnya.
Munarman menyebut pertanyaan itu berupaya menggiring opini terhadap dirinya.
Namun sampai akhir ia enggan mengakui.
Baca juga: Sebut Acara TV Propaganda, Munarman Meradang Penjelasan Soal FPI Dikaitkan Teroris Dipotong-Potong
Baca juga: Bahas FPI & Teroris ISIS! Munarman Tiba-Tiba Emosi ke Pembawa Acara Saat Berdebat dengan Kompolnas
"Jangan menggiring. Ini menggiring. Mbak Nana, dalam teori hukum itu namanya pertanyaan jebakan. Anda tidak boleh melakukan pertanyaan jebakan, itu berbahaya buat opini," ujarnya.
"Pertanyaan saya simpel sekali, Anda pernah dipanggil atau tidak?" tanya Najwa lagi, yang tidak dijawab Munarman.
Munarman menilai Najwa Shihab telah melakukan provokasi.
Najwa Shihab lalu meminta pendapat kepada narasumber lain terkait kehadiran Munarman di acara pembaiatan ISIS.
Soleman B Ponto selaku Kepala Badan Intelijen Strategis TNI 2011-2013 memberi tanggapan.
Menurutnya, jika yang terjadi seperti video tersebut maka ada sebuah indikasi.
"Kalau dalam kacamata saya sebagai intelegen ini ada indikasi, dan hal ini akan kami bicarakan di ruang khusus," ujarnya.
Najwa Shihab kemudian memperjelas maksud pernyataan itu.
"Indikasinya apa?"
Soleman B Ponto lantas mengatakan, jika hal itu benar (kehadiran Munarman di baiat ISIS di Makassar), maka indikasinya adalah FPI ada hubungan dengan ISIS.
"Kalau kita bicara indikasi FPI ada hubungan dengan ISIS, nah itu warning, ini tidak boleh keluar, sifatnya rahasia, bisa benar bisa salah, kalau semua informasi keluar bisa terjadi kekacauan seperti ini," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Mantan BIN Soleman B Ponto Tanggapi Video Kehadiran FPI Munarman di acara Baiat ISIS