Belajar dari Teja Warga Ende,Ternaknya Tetap Sehat di Tengah Merebaknya ASF

Belajar dari Teja Rango Warga Ende,Ternaknya Tetap Sehat di Tengah Merebaknya ASF

Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI
Teja Rango warga Kelurahan Rewarangga Selatan bersama putrinya tengah membesihkan kandang dan ternak babi miliknya, Kamis (8/4/2021). 

Marianus mengapresiasi sebagian kecil peternak yang sungguh-sungguh menerapkan biosecurity. "Contohnya di rumah pastoran aman, karena biosecurity bagus sekali," ungkapnya.

Lanjutnya, masyarakat juga perlu waspada ketika membela ternak babi, jangan sampai membeli ternak babi yang sudah terpapar ASF.

"Jadi tanya kenapa misalnya babi yang sebenarnya harganya lima juta, tetapi dijual dengan harga dua juta saja, ada apa, dicek baik-baik. Jangan sampai babinya sakit," kata Marianus.

Manurutnya, Bupati Ende kembali mengeluarkan surat imbauan untuk disiplin menjalankan biosecurity serta menghentikan arus lalu lintas ternak babi.

Marianus menyebut jumlah ternak babi yang mati selama tiga bulan terakhir ini mencapai 1.430an ekor. "Sebenarnya November 2020, jumlah yang mati turun tapi masuk Desember naik lagi," ungkapnya.

Dia merincikan, Desember 2020 hingga 25 Januari 2021, tercatat ada 600 ekor babi mati, selanjutnya, 25 Januari hingga 14 Februari 2021, mencapai 430an ekor.

Menurutnya jika dibandingkan dengan populasi babi di Kabupaten Ende, jumlah yang mati tergolong kecil, karena populasi babi di Ende mencapai 35 ribu lebih.

Namun problemnya, katanya Marianus, ketika ada babi mati dengan jumlah yang cukup signifikan, apalagi dibuang begitu saja, maka potensi penularan makin besar.

Terkait bantuan berupa ternak babi kepada para peternak, Marianus tegaskan tidak ada bantuan, apalagi ASF masih melanda.

"Bahkan bantuan yang melalai dana desa kami imbau jangan dulu kasih bantuan berupa babi tetapi kalau tidak dengar yah ada resikonya, katanya ASF ini masih ada dan waspada gelombang kedua penyebaran ASF," tegasnya.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti)

Berita ASF di NTT

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved