Breaking News:

Bencana Alam NTT

3 Fakta Terbaru Pemecatan Kepala BPBD NTT Oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Ada Surat Pemecatan

3 Fakta Terbaru Pemecatan Kepala BPBD NTT Oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Ada Surat Pemecatan

BASARNAS MAUMERE/PK
3 Fakta Terbaru Pemecatan Kepala BPBD NTT Oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat, Ada Surat Pemecatan 

"Hingga pukul 21.30 Wita malam ini, jumlah korban meninggal di NTT mencapai 138 orang sementara yang masih hilang mencapai 61 orang, sehingga totalnya mencapai 199 orang," ujar Letjen TNI Doni Monardo.

Baca juga: Dinilai Tak Becus Tangani Darurat Bencana NTT, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Pecat Kepala BPBD NTT

Baca juga: Penanganan Bencana Siklon Seroja Makan Korban, Kepala BPBD NTT Dipecat, Bupati Kupang

Pada Rabu, pencarian tim gabungan di Adonara Kabupaten Flores Timur berhasil menemukan 7 korban meninggal sehingga total korban yang ditemukan meninggal dunia menjadi 67 orang. Sementara itu, sebanyak 6 orang dilaporkan masih hilang.

Demikian pula di kabupaten Lembata, pencarian ditemukan sebanyak 4 korban meninggal sehingga total korban meninggal menjadi 32 orang, sementara 35 orang masih hilang.

Berikut di Kabupaten Alor, kembali ditemukan 4 orang sehingga korban meninggal menjadi 25 orang dan 20 orang dikabarkan masih hilang. Di Kabupaten Malaka bertambah 1 korban meninggal sehingga total korban meninggal dunia menjadi 4 orang.

Tambangan korban meninggal di Kabupaten Kupang menjadi 5 orang dari sehari sebelumnya dilaporkan 1 orang. Demikian pula di Kabupaten Sabu Raijua dilaporkan 2 orang meninggal dunia, sementara di Kota Kupang, Kabupaten Ende dan Ngada dilaporkan masing masing 1 orang meninggal dunia.

Menurut Doni Monardo, evakuasi para korban di Kabupaten Lembata dan Alor masih terkendala cuaca yang kurang bersahabat. Ia berharap situasi semakin dan cuaca makin membaik sehingga mempermudah proses evakuasi.

Saat ini pihak BNPB telah menyiagakan 2 unit helikopter di Maumere Kabupaten Sikka, serta masing masing 1 unit di Kota Kupang dan Waingapu Sumba Timur. Sementara itu, 2 unit lainnya akan tiba besok di Kota Kupang.

Ia berharap, dengan kehadiran helikopter itu akan mengoptimalkan proses evakuasi yang saat ini sedang berjalan.

Menurut Doni Monardo, khusus untuk pencarian dan evakuasi korban di Kabupaten Lembata dan Alor terkendala kurangnya alat berat. Saat ini alat berat tersebut masih dalam proses mobilisasi dan belum tiba di Kabupaten Lembata dan Alor.

Doni juga menyebut saat ini personil TNI AD juga tengah memperkuat posko darurat bencana di semua daerah. Selain itu, TNI AL juga telah mengerahkan kapal laut untuk membantu masyarakat termasuk untuk sisi kesehatan. Sementara itu, TNI AU menyiapkan sejumlah pesawat hercules untuk kebutuhan mobilisasi personil dan logistik.

Halaman
1234
Penulis: Ryan Nong
Editor: maria anitoda
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved