Tegas, TGB Ungkap Pembajakan Arti Ulama-Umat Rasulullah Muhammad SAW, Ada Unsur Politik, Maksudnya?

Tegas, TGB Ungkap Pembajakan Arti Ulama-Umat Rasulullah Muhammad SAW, Ada Unsur Politik, Maksudnya?

Editor: maria anitoda
Tribun Timur
Tegas, TGB Ungkap Pembajakan Arti Ulama-Umat Rasulullah Muhammad SAW, Ada Unsur Politik, Maksudnya? 

POS-KUPANG.COM --  Tegas, TGB Ungkap Pembajakan Arti Ulama-Umat Rasulullah Muhammad SAW, Ada Unsur Politik, Maksudnya? 

TGB Zainul Majdi akhirnya menjelaskan arti umat dan ulama yang sekarang telah dibajak oleh kelompok tertentu.

Dia juga menyebut adanya istilah Perang Badar yang muncul demi ambisi politik dan kekuasaan.

Baca juga: Tuan Guru Bajang Ungkap Fakta Indonesia Negara dengan Ekonomi Terbesar, TGB: Alhamdulillah Tumbuh

Baca juga: Terbongkar Tuan Guru Bajang Keluar dari Demokrat, Pengamat Ungkap Dugaan TGB Tak Setuju AHY?

TUAN Guru Bajang atau TGB Muhammad Zainul Majdi akhirnya menjelaskan arti dan makna umat dan ulama.

Penjelasan TGB soal umat dan ulama mengacu pada Piagam Madinah yang dibuat oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Menurut TGB Zainul Majdi, Rasulullah Muhammad SAW pernah menyebut bahwa orang Yahudi dengan sebutan  ummatun ma'al mukminin atau umat bersama orang beriman.

Tetapi, kata TGB Muhammad Zainul Majdi, saat ini makna atau arti umat dan ulama telah diselewengkan oleh kelompok tertentu.

Istilah umat dan ulama telah dibajak demi kepentingan politik sesaat. 

"Saat ini banyak yang menyempitkan maknanya, sehingga muncul klaim: "inilah aspirasi umat", padahal maksudnya adalah aspirasinya dan kelompoknya saja," ujar TBG Zainul Majdi dalam tulisannya di akun instagram, Sabtu (6/4/2019) sekitar 3 jam lalu.

Zainul Majdi mengatkan, ada juga kelompok tertetu yang menyebut suara yang bukan berasal dari kelompoknya bukanlah suara atau aspirasi umat, sehingga tidak perlu didengar.

"Bukan hanya itu, istilah "ulama" pun dibajak. Yang satu barisan dilabelkan "ulama yang lurus", yang beda pandangan "ulama su'u"," kata Zainul Madji.

Majlis taklim yang diwariskan Rasulullah SAW juga dijadikan majlis tajhil.

Baca juga: Terbongkar Tuan Guru Bajang Keluar dari Demokrat, Pengamat Ungkap Dugaan TGB Tak Setuju AHY?

Baca juga: Mantap, Tuan Guru Bajang Ternyata Sudah Dapat Vaksin Covid-19, TGB Ajak Baca Sholawat,Baca Al Kahfi

"Bahkan Masjid, rumah ALLOH, tak luput dari ujaran kebencian. Semua itu hanya karena urusan politik, hal ihwal kekuasaan belaka," tegas Zainul Majdi.

Menurut Gubernur Nusa Tenggara Barat Dua Periode 2008-2018 ini,  istilah umat dipakai Rasulullah Muhammas SAW untuk menggambarkan kelapangan Islam.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved