Rabu, 29 April 2026

Polda NTT Kerahkan 500 Anggota ke Lokasi Bencana

Polda NTT menurunkan 300 anggota Polda NTT dan menyusul 200 anggota Satuan Brimob Polda NTT.

Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/ISTIMEWA
Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif saat berada di lokasi banjir bandang, Pulau Adonara 

Polda NTT Kerahkan 500 Anggota ke Lokasi Bencana

POS-KUPANG.COM|KUPANG-- Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif menerjunkan 500 anggota Polri ke Kabupaten Flores Timur dan Lembata.

Kedua wilayah ini merupakan wilayah yang paling parah mengalami bencana alam tanah longsor dan banjir bandang.

Pada tahap awal, Polda NTT menurunkan 300 anggota Polda NTT dan menyusul 200 anggota Satuan Brimob Polda NTT.

"Kita kerahkan 300 anggota disusul 200 anggota Brimob," ujar Kapolda NTT kepada wartawan, Rabu 7 April 2021.

Ia mengatakan, Polda NTT juga mendorong bantuan peralatan bagi warga masyarakat di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur dan Kabupaten Lembata.

Selain itu, Polda NTT dan Bhayangkari memberikan bantuan makanan dan vitamin serta obat-obatan kepada masyarakat.

Baca juga: Polda NTT Tangkap Tiga Pelaku Usaha yang Naikan Harga Barang

Saat ini, Polri bersama TNI juga membangun Posko dan dapur lapangan yang disebar ke titik lokasi bencana alam. Salah satu Posko dan dapur umum yang dibangun dipusatkan di kantor camat Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur.

"Kita melakukan tugas negara dan negara hadir bagi masyarakat berdampak," katanya.

Penambahan personil Polri baik di Pulau Adonara maupun Kabupaten Lembata terus dilakukan untuk membantu proses evakuasi dan pemulihan kondisi masyarakat.

Aparat keamanan pun masih membantu pemerintah daerah mencari korban yang hilang serta mengevakuasi warga yang ditemukan selamat.

Baca juga: Kapolda NTT Perintah Tindak Tegas Spekulan Harga Bahan Bangunan Pasca Bencana di Kota Kupang

"Tetap sabar dan jangan panik. Kami hadir untuk membantu semampu kami," tandas jenderal polisi bintang dua ini.

Satu Korban Ditemukan

Pada Selasa 6 April 2021, warga masyarakat menemukan satu jenasah lagi. Korban teridentifikasi bernama Kamsina Darangkia (45), warga desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur.

Korban ditemukan sekitar pukul 12.30 wita oleh tim pencari secara manual. Saat ditemukan, posisi korban terjepit di dalam lumpur. 

Baca juga: Harga Melonjak Pasca Bencana, Gubernur Viktor Minta Satpol PP dan Polda NTT Sidak Toko Bangunan

Karena kesulitan mengevakuasi korban, warga meminta bantuan eksvator untuk menggali jenazah korban. Warga juga kesulitan kantong jenazah sehingga meminta bantuan aparat keamanan untuk mengevakuasi korban.

Jenazah korban langsung dimakamkan oleh pihak keluarga. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Amar Ola Keda)
 

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved