Ternyata Mantan Narapidana Teroris di Aceh Terlibat Dalam Aksi Teroris di Mabes Polri, Ini Sosoknya?
Aksi terorisme yang terjadi di Indonesia tahun 2021, kini terungkap satu per satu. Mulai dari bom Gereja di Makassar hingga aksi ZA di Mabes Polri.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Aksi terorisme yang terjadi di Indonesia tahun 2021, kini terungkap satu per satu. Mulai dari bom Gereja Katedral di Makassar hingga aksi teror di Mabes Polri.
Khusus aksi terorisme di Mabes Polri, terungkap bahwa pelaku teroris di Mabes Polri menggunakan senjata airgun yang diperoleh dari MK.
Oknum teroris berinisial MK yang menjual senjata airgun kepada Zakiah Aini alias ZA (25) saat beraksi di Mabes Polri, ternyata pernah berurusan dengan aparat hukum.
Terungkap bahwa MK merupakan seorang mantan narapidana teroris (napiter) di Aceh tahun 2010 lalu.
Baca juga: Teroris di Indonesia Ada Kaitan dengan Kasus Habib Rizieq Shihab Simak Pengakuan Terduga Teroris Ini
Baca juga: Tulis Soal Terorisme Tuan Guru Bajang Dimarahi Sosok Ini, Minta Stop Kaitkan Teroris & Islam, Siapa?
Hal tersebut diungkapkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono.
"Benar, yang bersangkutan adalah eks narapidana teroris Jalin Jantho, Aceh tahun 2010," kata Rusdi saat dihubungi, Selasa 6 April 2021.
Meski Demikian, Rusdi tidak menjelaskan seperti apa keterlibatan MK dalam aksi tindak pidana teroris di Aceh pada 2010 silam tersebut.
Yang jelas, lanjut Brigjen Rusdi Hartono, saat ini MK telah dibawa penyidik dari Aceh ke Jakarta.
MK ditangkap di Aceh pada Sabtu 3 April 2021 kemarin.
Sebelumnya, tim Densus 88 Anti Teror Polri telah berhasil menangkap penjual senjata yang digunakan teroris Zakiah Aini alias ZA (25) saat menyerang Mabes Polri, Rabu 31 Maret 2021 lalu.
"Benar (sudah ditangkap)," katanya.
Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, penjual senjata yang berinisial MK (29) itu sudah diamankan polisi di Kota Banda Aceh.
"Yang ditangkap atas nama MK, laki-laki 29 tahun. Pelaku diringkus di Jalan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh," tuturnya.
Hingga saat ini pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut, mengingat lokasi MK yang berada di Aceh saat ditangkap.
Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono telah memastikan jenis senjata yang digunakan pelaku teror ZA di Mabes Polri yakni merupakan jenis Airgun berkaliber 4,5 MM.