Breaking News
Rabu, 6 Mei 2026

Bencana Alam NTT

DWP Kabupaten Malaka Datangi Korban Banjir, Ini Pesannya

sembako pakaian layak pakai serta keperluan lainnya untuk meringankan beban korban banjir yang hingga saat ini sudah dievakuasi di Betun. 

Tayang:
Penulis: Edy Hayong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/EDY HAYONG
Pengurus DWP Malaka dan Dinas PKPO saat memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir, Selasa 6 April 2021 

DWP Kabupaten Malaka Datangi Korban Banjir, Ini Pesan Ketua DWP

POS-KUPANG.COM I BETUN--Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Malaka bersama Dharma Wanita Dinas PKPO berbagi rasa dengan korban banjir bandang yang melanda warga Kabupaten Malaka. 

DWP dengan sukarela mengumpulkan sembako pakaian layak pakai serta keperluan lainnya untuk meringankan beban korban banjir yang hingga saat ini sudah dievakuasi di Betun. 

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Malaka Ny. Elisabeth Botha Bria Seran di sela-sela tatap muka dengan para korban banjir, Selasa 6 April 2021 mengatakan bencana banjir menjadi tanggung jawab bersama bukan hanya  elemen tertentu. 

Karena itu, lanjut Elisabeth,  Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Malaka bersama dengan Dharma Wanita Dinas PKPO bersama-sama secara sukarela mencoba berbela rasa dan berbagi suka duka dengan memberikan sumbangan berupa alat perlengkapan mandi, popok, kertas nasi, pakian layak pakai dan juga sembako untuk korban banjir. 

Baca juga: Banjir Benenai Kabupaten Malaka Belum Surut, Evakuasi Korban Terus berlanjut

Baca juga: Banjir Benenai Kabupaten Malaka Belum Surut, Evakuasi Korban Terus berlanjut

"Karena keprihatinan itulah kita memberikan bantuan ini. Jangan menilai dari nilai barangnya tetapi dari kepedulian terhadap bencana kemanusiaan ini,"ujar Elisabeth. 

Mantan Komisioner KPU Belu ini berharap semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban daripada para korban bencana alam ini juga turut prihatin atas musibah ini. 

Selaku Ketua DWP Kabupaten Malaka dirinya berharap agar para korban bencana banjir tetap tabah dan kuat untuk menerima apa yang sudah terjadi. 

"Kita harus tabah  menerima karena ini adalah bencana alam yang tidak pernah kita rencanakan dan kita duga tolong untuk menghadapi ini dengan ketabahan hati dan juga kita harus tetap semangat," ujar Elisabeth. 

Baca juga: Di Kabupaten Malaka, Gubernur NTT Minta Perhatian Serius Persoalan Stunting

Dirinya berpesan apabila bencana ini sudah redah kita bisa kembali ke rumah kita masing-masing untuk berbenah dan bisa memulai kehidupan yang baru.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edy Hayong)

Berita Bencana Alam NTT

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved