Anggota Fraksi PKS DPR RI Diinstruksikan Potong Gaji Bantu Korban Banjir Bandang di NTT dan NTB

Tujuan pemotongan gaji para anggota Fraksi PKS tersebut untuk membantu para korban banjir bandang di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT

Editor: John Taena

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Seluruh anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

diisntruksikan untuk melakukan pemotongan gaji.https://youtu.be/RPNJ7540RnE

Tujuan pemotongan gaji para anggota Fraksi PKS tersebut untuk membantu para korban banjir

bandang di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bima Nusa Tenggara Barat.

Baca juga: Cerita Suami Istri Siapkan Kue Paskah Sebelum Banjir Bandang Adonara, Istri Hilang dan Anak Selamat

 Instruksi tersebut disampaikan oleh Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini. 

Dilansir dari Kompas.com, Senin 5 April 2021, Fraksi PKS, Jazuli Juwaini menginstruksikan seluruh

anggota Fraksi PKS untuk menyisihkan gajinya guna membantu korban banjir bandang dan

longsor di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur dan Bima, Nusa Tenggara Barat.

Jazuli mengatakan musibah tersebut perlu mendapat perhatian khusus karena telah menyebabkan

jatuhnya korban jiwa dengan jumlah yang cukup besar dan dampaknya yang meluas.

"Fraksi PKS kembali terpanggil untuk membantu saudara-saudara kita di Flores Timur NTT dan Bima NTB.

Atas nama pimpinan dan anggota Fraksi PKS kami mengucapkan keprihatinan dan belasungkawa

yang dalam atas musibah ini. Semoga segera teratasi dengan baik," kata Jazuli dalam keterangan

tertulis, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Penuturan Korban Selamat Banjir Bandang Adonara Flores Timur, Desa Lenyap Hanya Hitungan Menit

Jazuli pun mengajak seluruh pihak untuk menunjukkan kepedulian dengan mengirim

bantuan demi meringankan beban para korban bencana di NTT dan NTB.

"Pertolongan dan bantuan kita atas nama kemanusiaan tanpa melihat ras, suku, dan agama," ujar dia.

Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus menggalang solidaritas dalam bentuk

bantuan di setiap musibah yang  terjadi di Indonesia.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah wilayah di NTT diterjang bencana banjir akibat cuaca ekstrem.

Baca juga: Kepala BNPB Doni Monardo Tinjau Lokasi Banjir Bandang dan Longsor Adonara Flores Timur, NTT

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menurut update data

pada Senin (5/4/2021) pukul 05.00 WIB, tercatat korban meninggal dunia akibat bencana ini

sebanyak 44 orang.

Selain itu, bencana membuat sebanyak 256 jiwa mengungsi di Balai Desa Nelemawangi dan

sejumlah warga lain mengungsi di Balai Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng Kabupaten

Flores Timur, NTT.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dr. Raditya Jati mengatakan,

selain korban meninggal dan warga yang mengungsi, sebanyak 24 orang masih dilaporkan hilang.

Bencana banjir juga terjadi di Kabupaten Bima, NTB.

Baca juga: Takut Banjir Susulan, Warga Nelelamadike Adonara Mengungsi ke Sekolah, Bone: Kami Masih Bertahan

Hingga Minggu (4/4/2021), Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bima mencatat ada dua orang

yang tewas akibat bencana  tersbeut. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fraksi PKS di DPR Potong Gaji untuk Bantu Korban Banjir di NTT dan NTB" 

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved