Breaking News:

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik, Sabtu 3 April 2021: Lumen Christi; Cahaya Kristus dan Anugerah Kebangkitan

Saatnya kita bangkit menjadi manusia baru yang berdaya menghadirkan perbuatan-perbuatan kebangkitan yang luhur, agung dan mulia dalam persekutuan umat

Dok Maxi Un Bria
RD Maxi Un Bria dengan latar belakang menara Pizza Italia. 

Renungan Harian Katolik, Sabtu 3 April 2021: Lumen Christi; Cahaya Kristus dan Anugerah Kebangkitan (Markus 16 : 1-8)

Oleh: RD. Maxi Un Bria

POS-KUPANG.COM - Selamat merayakan dan memaknai Malam Paskah !

Perayaan malam Paskah atau Sabtu Alleluya menjadi momentum sukacita iman yang penuh makna. Cahaya Kristus melenyapkan kegelapan dosa dan kematian. Olehnya hidup manusia memperoleh daya yang menghidupkan persaudaraan dan perdamaian universal.

Kebangkitan Kristus menumbuhkan dan persekutuan gereja dan menguatkan iman para murid. Perayaan malam Paskah merupakan pernyataan syukur dan sukacita iman atas anugerah kebangkitan yang mempersatukan komunitas umat beriman Kristiani sedunia.

Mgr. Petrus Turang, Uskup Agung Kupang (2021) menulis, “Perayaan Malam Paskah selalu mengingatkan umat akan cahaya Kristus yang bangkit, yang menyatukan dan menghimpun orang-orang menjadi persekutuan bersaudara yang kokoh. Persekutuan para rasul yang berdaya kebangkitan Kristus telah berkembang menjadi persekutuan yang besar dan terbesar di seluruh dunia dengan keberagaman sosial budaya."

"Api kebangkitan tetap membangkitkan persekutuan hidup iman yang mampu membagikan kehangatan hidup dalam dunia yang seringkali menjadi dingin dan agak beku. Persekutuan hidup iman kita setempat pun, harus mendapatkan api kebangkitan agar tetap hangat dan berdaya untuk menghayati kemuridan Kristus. Dengan demikian perayaan malam Paskah selalu menyuburkan kesadaran akan makna kebangkitan, sumber daya Gereja kita”.

Baca juga: Renungan Harian Katolik, Sabtu 3 April 2021: Ia Tidak Ada Lagi di Sini, Ia Sudah Bangkit

Keberagaman sosial budaya dalam perjumpaan iman karena Kebangkitan Kristus, menjadi tanda sukacita dan persaudaraan inklusif yang mempersatukan dan menegaskan nilai-nilai solidaritas, kepedulian dan kerjasama bersesama demi meningkatkan harmonitas dan perdamaian yang berkontribusi bagi teruwujudnya kebaikan bersama.

Kebangkitan Tuhan menjadi sumber daya Gereja yang menginspirasi dan menghidupkan api kebersamaan dalam sikap nyata solidaritas sosial untuk menguatkan dan meneguhkan mereka yang terhimpit dalam keterbatasan sosial - ekonomi.

Kebangkitan Tuhan menjadikan umat Kristiani sebagai ciptaan baru yang peka dan sadar akan perutusannya di bumi dan siap sedia dengan daya dan komitmen baru berupaya hadirkan model kehidupan yang lebih benar, baik dan luhur di hadapan Tuhan dan sesama.

Perayaan Kebangkitan dan Cahaya Kristus mendorong segenap umat Kristiani untuk memupuk persekutuan iman umat dan terus menggelorakan perbuatan-perbuatan kebangkitan.

Baca juga: Renungan Harian Katolik, Jumat 2 April 2021: Salib Suci Anugerah Yang Menghidupkan

Selamat Merayakan Kebangkitan Tuhan. Ia sungguh sudah bangkit. “ Pergilah dan katakanlah kepada murid-murid-Nya dan Petrus bahwa Ia mendahului kamu ke Galilea. Di sana kamu akan melihat Dia seperti yang dikatakan-Nya kepada kamu ” ( Markus 16 : 7 ).

Kebangkitan Tuhan mendahului dan membuka jalan bagi kebangkitan semua orang beriman yang percaya kepada-Nya. Kristus telah bangkit dengan jaya. Hendaknya kita pun bangkit dari segala keterpurukan dan pergumulan hidup yang membebani batin.

Saatnya kita bangkit menjadi manusia baru yang berdaya menghadirkan perbuatan-perbuatan kebangkitan yang luhur, agung dan mulia dalam persekutuan umat beriman yang berdampak bagi terwujudnya sukacita persaudaraan dan perdamaian universal.*

Simak juga video renungan harian katolik berikut:

Baca artikel-artikel renungan harian katolik DI SINI

Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved