Breaking News:

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik, Jumat 2 April 2021: Salib Suci Anugerah Yang Menghidupkan

Segenap umat Kristiani sedunia mengimani dan membangun konstruksi makna bahwa Salib suci tidak sekadar aksesoris yang dipakai sebagai lifestyle.

Dok Maxi Un Bria
RD Maxi Un Bria dengan latar belakang menara Pizza Italia. 

Renungan Harian Katolik, Jumat 2 April 2021: Salib Suci Anugerah Yang Menghidupkan (Yohanes 18 : 1-19:42)

Oleh: RD. Maxi Un Bria

POS-KUPANG.COM - Ecce lignum crucis, pependit salus mundi. Inilah kayu salib, di mana tergantung keselamatan dunia. Sebuah proposisi yang selalu didengarkan dan direnungkan pada Perayaan Jumat Agung. Refleksi tentang Salib Kristus telah menghadirkan kekuatan pengharapan dan sukacita iman.

Segenap umat Kristiani sedunia mengimani dan membangun konstruksi makna bahwa Salib suci tidak sekadar aksesoris yang dipakai sebagai lifestyle. Sebab Salib suci yang diimani dan dipahami adalah Salib Kristus sebagai anugerah yang menghidupkan dan menggelorakan kesadaran iman.

Mgr Petrus Turang (2021) menulis, “ Salib adalah tanda sukacita iman, yang menyatukan surga dan dunia. Karena salib Kristus menarik dan menyinari kehidupan manusia. Oleh karena itu, Gereja kita selalu mengajak seluruh umat untuk menyadari makna salib dalam perjalanan hidup kita. Seperti Kristus memanggul salib untuk menyelamatkan dunia, demikian juga para pengikut-Nya memanggul salib kehidupan untuk menjalani perutusan kemuridan Kristus di dunia”.

Perayaan Jumat Agung menghadirkan makna kesetiaan dan totalitas pengorbanan di atas salib yang dijalankan Kristus dengan segenap hati. Ia menunjukkan ketaatan paripurna kepada Bapa-Nya.

Ketaatan ini pada gilirannya memenangkan kemuliaan Allah yang mempersatukan dan menghimpun semua orang yang datang menyembah salib suci, karena percaya bahwa Kristus yang menderita dan disalibkan, telah bangkit dengan mulia.

Salib Kristus telah menebus dunia dan memperdamaikan kembali hubungan manusia dengan Allah yang sempat memburuk karena ulah dosa manusia.

Mgr. Petrus Turang, Uskup Agung Kupang (2021), menulis “ Perayaan Jumat Agung mengingatkan para murid-Nya untuk tekun membangun diri sebagai orang beriman yang bersukacita karena salib Kristus, biarpun harus berurusan dengan pelbagai kesibukan yang seringkali melelahkan dan membosankan. Berhadapan dengan pelbagai kesulitan hidup, para murid Kristus berpegang teguh pada salib Kristus karena kita menemukan anugerah keselamatan dan sukacita di dalam salib Kristus. Dewasa ini, Salib Kristus tidak selamanya berarti penderitaan, tetapi kemenangan yang penuh sukacita akan kebangkitan-Nya”.

Merenungkan Kristus yang tersalib di Golgota, menginspirasi kita untuk menyesali dan mentransformasi diri dari cara hidup yang lama menuju hidup yang baru. Hidup dalam bayang-bayang dosa dan kegelapan ditinggalkan, diganti dengan hidup dalam terang dan sukacita iman sebagai anak-anak Allah yang telah ditebus Kristus.

Semoga setiap kali memandang Salib Kristus, hati kita tergerak untuk kembali menegaskan niat dan komitmen yang baru untuk setia memanggul salib kehidupan sebagai bagian integral dari partisipasi dalam sengsara dan salib Kristus yang dirayakan dan direnungkan hari ini.

Pandanglah salib suci dengan penuh hormat, benamkan diri dalam penderitaan dan pengorbanan-Nya . Sebab Salib suci adalah tanda kemenangan yang menghantar kita kepada sukacita iman dan kebangkitan mulia.

Simak juga video renungan harian katolik Jumat Agung berikut:

Baca artikel-artikel renungan harian katolik DI SINI

Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved