Selasa, 2 Juni 2026

Gelombang Laut Tinggi di Pulau Messah Kabupaten Mabar, 4 Rumah dan Kapal Warga Rusak

Gelombang laut setinggi 3 meter menghantam Pulau Messah, Desa Pasir Putih, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat

Tayang:
Penulis: Gecio Viana | Editor: Kanis Jehola
Dokumentasi warga Pulau Messah, Jiliwus untuk POS-KUPANG.COM
Kapal milik warga yang tenggelam akibat gelombang tinggi di Pulau Messah Desa Pasir Putih, Kecamatan Komodo, Kabupaten Mabar, Jumat (2/4/2021). 

POS-KUPANG.COM | LABUAN BAJO - Gelombang laut setinggi 3 meter menghantam Pulau Messah, Desa Pasir Putih, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Akibat peristiwa yang terjadi pada Jumat (2/4/2021) tersebut, sebanyak 4 rumah dab 4 kapal milik warga rusak berat.

Dampak lainnya, sejumlah rumah warga rusak, tanggul penahan gelombang rusak dan satu unit dermaga umum rusak berat.

Seorang warga Pulau Messah, Rasuing mengatakan, kejadian tersebut mengakibatkan kerugian bagi masyarakat, terlebih rumah warga yang terletak di dekat pesisir laut.

Baca juga: Gelombang Pasang di Obyek Wisata Walakiri -Sumba Timur, ini Penjelasan Camat

Baca juga: Terjadi Gelombang Pasang 5 M di Pantai Utara Kabupaten Ende, Dua Desa Terdampak

Kondisi diperparah dengan tanggul penahan air laut yang telah rusak.

Akibat lainnya, lanjut dia, kerusakan rumah warga akan semakin parah dan kondisi kesehatan masyarakat akan terganggu karena sampah yang dibawa gelombang laut berserakan di pemukiman warga.

"Kalau begini terus kami bisa kena penyakit," katanya.

Pihaknya juga berharap adanya perhatian pemerintah untuk pembangunan tanggul penahan.

Baca juga: Penjelasan Ustman Jemain Tentang Gelombang Pasang di Pantura Manggarai Timur 

Baca juga: Gelombang Pasang Terjang Pesisir Lembata

Hal senada disampaikan warga lainnya, Juliana. Menurutnya, kejadian tersebut sangat merugikan masyarakat.

Sehingga, pihaknya berharap adanya perhatian pemerintah bagi masyarakat Pulau Messah.

Sementara itu, Kaur Pemerintahan Desa Pasir Putih, Halakim mengatakan, bencana alam tersebut terjadi sejak Kamis dini hari hingga Jumat malam.

Pihaknya pun membenarkan terdapat banyak kerusakan yang terjadi akibat gelombang laut yang tinggi.

Pihaknya berharap, Pemerintah Kabupaten Mabar dapat segera melakukan penanganan terkait kejadian tersebut, sebab sangat merugikan masyarakat.

"Hingga kondisi malam ini (Jumat malam) belum baik, sehingga para nelayan tidak berani mencari (melaut)," katanya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana)

Berita Gelombang Pasang

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved