Gelombang Pasang di Obyek Wisata Walakiri -Sumba Timur, ini Penjelasan Camat
Gelombang laut naik atau pasang areal sekitar pesisir Pantai Walakiri, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur. Warga sekitar diminta ag
Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS -KUPANG.COM, Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/WAINGAPU -- Gelombang laut naik atau pasang areal sekitar pesisir Pantai Walakiri, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur. Warga sekitar diminta agar waspada.
Camat Pandawai, Agus Rawambaku yang dikonfirmasi, Sabtu (3/4/2021) mengatakan, gelombang pasang itu terjadi sejak beberapa hari lalu, namun uang cukup terasa pada saat ini.
"Saya dapat informasi juga bahwa gelombang sempat menghantam pesisir di Pantai Walakiri," kata Agus.
Agus mengimbau masyarakat atau pengunjung yang hendak ke Pantai Walakiri agar mengurung niat karena saat ini cuaca kurang bersahabat.
Baca juga: Bahaya, Mengapa Pemain Persib Bandung Kelelahan Pasca Lewati Penyisihan Grup Piala Menpora 2021 ?
Dijelaskan, selain di Walakiri, beberapa waktu ada warga Prailiu yang hilang di Pantai Laipori saat melaut. Kondisi itu diduga akibat cuaca di laut yang tidak bersahabat.
Baca juga: Mengapa Sopir Travel Paksa Mahasiswi Lakukan Ini Dalam Mobil ? Melawan Paha Memar, Tertidur Lelap
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Timur, Maramba Meha,S.H, melalui Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata, Yudi Umbu T T Rawambaku, S.E mengakui, adanya banjir pesisir, maka diminta masyarakat atau pengunjung ke obyek wisata pesisir agar waspada.
Dikatakan, dengan mencermati adanya cuaca ekstrem saat ini, maka pihaknya mengimbau masyarakat agar mewaspadai jika berada di pesisir pantai untuk berwisata.
"Jadi adanya imbauan dari BMKG dan pemerintah agar waspada banjir pesisir," kata Yudi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/camat-pandawai-agus-rawambaku.jpg)