Kamis, 16 April 2026

Testimoni Sayembara Rakyat Bicara Golkar Mendengar, Akademisi : Golkar Ada di Hati Masyarakat NTT

alah satu anggota juri, Tony Kleden mengumumkan 40 pemenang yang terdiri dari 10 juara utama, 20 juara harapan dan 10 juara favorit.

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Ketua Panitia Sayembara Rakyat Bicara Golkar Mendengar tahun 2021 Frans Sarong bersama Ketua Tim Juri Ans Takalapeta dan Tony Kleden dalam acara pengumuman pemenang sayembara yang digelar di Kantor DPD I Golkar NTT, Rabu 31 Maret 2021 sore 

Testimoni Sayembara Rakyat Bicara Golkar Mendengar 2021, Akademisi : Golkar Ada Di Hati Masyarakat NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG --  Akademisi di Provinsi NTT memberi testimoni terhadap pelaksanaan Sayembara video Rakyat Bicara Golkar Mendengar tahun 2021 oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Sayembara yang dibuka pada 8 Februari 2021 itu berhasil menghimpun sebanyak 6.149 video baik yang dikirim oleh masyarakat NTT maupun diaspora baik di dalam negeri maupun luar negeri. 

Dalam acara pengumuman juara dilaksanakan di Kantor DPD I Golkar NTT Jalan Frans Seda Kecamatan Oebobo Kota Kupang, Rabu 31 Maret2021 sore, Ketua Panitia, Frans Sarong yang didampingi oleh Ketua Tim Juri Sayembara, Ans Takalapeta dan salah satu anggota juri, Tony Kleden mengumumkan 40 pemenang yang terdiri dari 10 juara utama, 20 juara harapan dan 10 juara favorit.

Baca juga: Ini Alasan Airlangga Sebut Partai Golkar Bagaikan Gula yang Mengundang Semut, Apa?

Baca juga: Jurnalis Kompas Tiga Besar Sayembara Video Rakyat Bicara Golkar Mendengar 2021

Akademisi Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Dr. Rudy Rohi dalam kesempatan tersebut memuji penyelenggaraan Sayembara Rakyat Bicara Golkar Mendengar sebagai 'Kerja luar biasa' dari Partai Golkar. Ide dan kreasi dari Ketua DPD Golkar NTT itu menurut Rudy Rohi merupakan implementasi fungsi agregasi politik yang berjalan baik di partai Golkar.

"Bagi saya, ini fungsi agregasi dari partai politik yang dilaksanakan dengan baik sampai akar rumput," ujar Rudy Rohi yang juga menjadi salah satu juri eksternal dalam Sayembara itu.

Sayembara tersebut, kata Rudy Rohi, menunjukan positioning partai Golkar yang kuat di Provinsi NTT.

Menurut dia, tingginya tingkat berpartisipasi masyarakat dalam event tersebut menegaskan tingginya animo masyarakat terhadap persoalan publik khususnya terkait Covid19 serta tingginya animo terhadap partai Golkar. Selain itu, menunjukkan bagaimana struktur partai golkar hidup hingga tataran akar rumput.

Baca juga: DPD Golkar NTT Umumkan Juara Sayembara Video Rakyat Bicara Golkar Mendengar 2021

"Ini menunjukan bahwa partai Golkar bukan partai elektoral, tapi memberi secercah harapan dengan mengkonsolidasi ruang ruang publik. Apalah artinya sebuah partai yang menang kalau tidak mampu mengagregasi," kata dia. 

Ia mengatakan, hal tersebut menunjukkan struktur partai hidup di tengah masyarakat NTT. "Kita apresiasi luar biasa bagi partai Golkar," kata dia. 

Senada, akademisi Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, P. Dr. Edu Dosi juga mengapresiasi Partai Golkar NTT yang memiliki kesadaran mendengar masyarakat sehingga partisipasi masyarakat muncul untuk menyuarakan aspirasi. Dari perspektif komunikasi politik media, kata dia, partisipasi masyarakat merupakan tuntutan demokratisasi.

"Mendengarkan adalah cara berkolaborasi secara efektif agar masyarakat dapat terhubung dengan partai dan menghargai keyakinan mereka," kata P. Dr. Edu Dosi.

Baca juga: Ini Alasan Airlangga Sebut Partai Golkar Bagaikan Gula yang Mengundang Semut, Apa?

Dari pelaksanaan Sayembara Rakyat Bicara Golkar Mendengar, dia mengambil kesimpulan bahwa Golkar ada di tengah masyarakat. "Kesimpulan saya Golkar ada di tengah masyarakat dan ada di hati masyarakat terutama komponen perempuan dan anak muda milenial," pungkas dia.

Sementara itu, akademisi Universitas Satya Wacana Salatiga, Pdt. Ebenhaizer Nuban Timo menyebut suara Golkar adalah suara rakyat melalui  implementasi sayembara yang dilaksanakan. Dengan menjaring aspirasi dari rakyat melalui sayembara di saat pandemi, Partai Golkar menunjukkan bahwa sebagai partai Golkar mempunyai legitimasi nyata di mata masyarakat. 

"Partai Golkar ternyata punya legitimasi bahwa suara Golkar adalah suara rakyat dengan cara cara menjaring aspirasi dari rakyat," kata dia. 

Baca juga: Tiga Jenderal Ini Pernah Merebut Partai Golkar Tapi Gagal, Kasusnya Terbongkar Pasca Kudeta Demokrat

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved