Bupati Nagekeo Lantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 3 Pengawas
Bupati Kabupaten Nagekeo, Johannes Don Bosco Do melakukan pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan pengawas di lingkup pe
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi
POS-KUPANG.COM | MBAY-Bupati Kabupaten Nagekeo, Johannes Don Bosco Do melakukan pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan pengawas di lingkup pemerintah Kabupaten Nagekeo.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula VIP Kantor Bupati Nagekeo, Rabu (31/3/2021).
Tiga pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik diantaranya Drs. Lowa Marselinus, jabatan lama Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja, jabatan baru Kepala Badan Keuangan Daerah, Drs. Ndona Andreas Corsini, jabatan lama Kadis Pariwisata, jabatan baru Kadis Komunikasi dan Informatika, dan Tarsisius Jogo, S.Sos jabatan lama Kadis Komunikasi dan Informatika, jabatan baru Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Sedangkan tiga pejabat pengawas yang dilantik yakni Sebastianus Bera, S.Sos, jabatan lama Kepala Seksi (kasi) Lalu Lintas Angkutan Penyeberangan Dishub, jabatan baru Kasubag Tata Usaha Kesbangpolinmas, Yohanes Gene, S.T jabatan lama Analis Data dan Informasi pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Nagekeo, jabatan baru Kepala Seksi (kasi) Lalu Lintas Angkutan Penyeberangan Dishub, dan Muthalib Ismail, S.T, jabatan lama Pengawas Pengairan Dinas PUPR, jabatan baru Kepala Seksi Operasi dan Pemeliharaan Dinas PUPR.
Baca juga: Nelayan Oebelo yang Hilang di Teluk Kupang Belum Ditemukan, Tim SAR Terus Lakukan Pencarian, Info
Bupati Nagekeo, Johannes Don Bosco Do dalam sambutannya mengatakan, Drs. Lowa Marselinus, memegang orotitas pengelola keuangan daerah menggantikan Pone Florentinus yang sejak 1 April 2021 memasuki masa pensiun.
"Bisa saja ini jejak terakhir Anda di birokrasi secara resmi. Tantangan saya berikan. Saya puas dengan kinerja anda di Nakertrans. Saya beri kepercayaan mengelola satu tahun ini di BKD sebelum pensiun," ungkapnya.
Bupati Don mengatakan, Drs. Ndona Andreas Corsini percayakan di Dinas Kominfo, karena dirinya menginginkan prinsip kerja lebih cepat. Kominfo tugas utamanya untuk membuat publik mengetahui apa yang dilakukan dan dikerjakan oleh pemda.
"Semua media yang bisa diakses publik, manfaatkan. Upayakan pesan bisa disampaikan hingga ruang-ruang privat," ujarnya.
Dijelaskannya, radio suara Nagekeo sebagai salah satu wadah yang dimiliki oleh pemerintah harus dipakai dengan baik.
"Lainnya, kelola facebook. Tentukan orang yang kelola dan bertanggung jawab untuk itu. Juga Instagram dan website. Buatlah website kita terkoneksi misalnya dengan Tribun News, supaya daerah kita dengan semua potensinya bisa diakses oleh publik," ungkapnya.
Kepada Andreas Cosani, kata Bupati Don, supaya talkshow harus dilakukan. Mengundang kepala perangkat daerah untuk berbicara apa yang sedang dikerjakannya.
"Kalau tentang hal yang akan dikerjakan, itu tugas Bappeda," ungkapnya.
Sementara itu, kata Bupati Don, Tarsisius Jogo, S.Sos dalam eranya sudah tempat ketiga. Dari Dinas PK, Kominfo dan sekarang ke Staf Ahli.
"Kalau bekerja dengan saya, passingnya (gerakan) perlu ditinggkatkan. Masih ada waktu. Jangan merusak diri sendiri dengan kesan buruk. Saya dibuang? No!," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/bupati-kabupaten-nagekeo-johannes-don-bosco-do-mengambil-sumpah-dan-pel.jpg)