Info Kesehatan
Cara Mudah Mengenali Diabetes, Wajib Pantau 6 Gelaja Ini
iabetes membuat pasiennya memiliki kadar gula arah yang lebih tinggi dari yang seharusnya.
Cara Mudah Mengenali Diabetes, Wajib Pantau 6 Gelaja Ini
POS-KUPANG|COM--Bagi yang mengidap penyakit diabetes, wajib tahu tentang 6 gelaja berikut.
Paling tidak 6 gelaja ini bisa memberi sinyal bahwa diabetes dalam tubuh anda sedang bermasalah.
Diabetes merupakan salah satu penyakit berbahaya yang bisa menyerang orang dewasa dan anak-anak.
Diabetes membuat pasiennya memiliki kadar gula arah yang lebih tinggi dari yang seharusnya. Kadar gula yang tinggi ini bisa berbahaya.
Gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah yang memicu berbagai komplikasi, di antaranya serangan jantung, stroke, kerusakan mata, dan penyakit ginjal.
Karena bisa berbahaya, sebaiknya kita ketahui tanda-tanda orang yang mengalami diabetes, yuk. Inilah gejala yang bisa jadi pertanda gula darah meningkat :
1. Cepat Lelah
Gejala yang paling umum adalah cepat lelah. Sebab, sel tubuh tidak tahu cara menggunakan glukosa dalam darah dengan benar untuk menciptakan energi.
Bukan hanya setelah melakukan aktivitas berat, orang dengan diabetes juga bisa kelelahan walupun hanya duduk di depan komputer.
2. Penglihatan Terganggu
Orang dengan diabetes juga bisa mengalami gangguan penglihatan. Ketika gula darah meningkat, penglihatan bisa kabur atau buram.
Ini karena tingginya kadar glukosa dalam tubuh dapat membuat lensa mata membengkak dan membuat fokus melihat menjadi sulit.
Jika tidak segera diobati, penglihatan kabur karena gula darah tinggi akan menyebabkan kebutaan.
3. Selalu Ingin Pipis
Semakin banyak gula menumpuk dalam aliran darah, ginjal akan semakin sulit menyaring kelebihan gula yang tidak digunakan tubuh untuk menciptakan energi.
Glukosa yang berlebihan ini akhirnya keluar dalam air pipis atau urin, teman-teman.
Jadi, semakin banyak glukosa dalam darah maka semakin sering kita buang air kecil.
4. Kehausan Sepanjang Waktu
Terus-menerus buang air kecil membuat kita dehidrasi dan selalu merasa haus.
Ketika kita sering buang air kecil, cairan yang berasal dari jaringan di tubuh juga akan dikeluarkan bersama dengan glukosa.
Hal ini menyebabkan tubuh kita menjadi dehidrasi dengan cepat dan membuat lebih haus dari biasanya.
5. Luka Sulit Sembuh
Gula darah tinggi membuat aliran darah melambat dan hal ini dapat mengacaukan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan diri jika mengalami luka.
Akibatnya, semua luka di tubuh terutama pada kaki membutuhkan waktu lama untuk sembuh.
Kita juga mungkin lebih lebih mudah terkena infeksi kandung kemih karena aliran darah yang lambat.
6. Sering Mengalami Sakit Kepala
Gula darah tinggi dapat memengaruhi hormon yang berperan dalam fungsi otak sehingga orang yang mengalaminya sering mengalami sakit kepala.
Secara khusus, hormon epinefrin dan norepinefrin membuat pembuluh darah otak mengembang dan berkontraksi.
Gula darah tinggi mengacaukan aliran darah normal dan dapat membuat kepala kita sakit.(*/nova.id)
Kenali juga 5 Penyebab yang Membuat Gula Darah Naik
Bagi mereka yang menderita diabetes, mengontrol gula darah dalam tubuh adalah hal penting.
Pasalnya, lonjakan gula darah bisa menyebabkan berbagai komplikasi serius.
Melansir Medical News, lonjakan gula darah bisa menyebabkan komplikasi diabetes seperti kerusakan saraf, kehilangan penglihatan, kerusakan ginjal, dan peningkatan risiko penyakit kardio vaskular. Untuk menghindari risiko tersebut, penderita diabetes harus menjaga kadar gula dalam tubuh sebaik mungkin.
Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan lonjakan gula darah.
Berikut faktor-faktor tersebut: 1. Pola makan Makanan tinggi gula atau karbohidrat berpotensi meningkatkan kadar gula dalam darah. Pasalnya, makanan kaya gula dan karbohidrat mengandung glikemik tinggi yang bisa berpengaruh pada kadar gula dalam tubuh. Itu sebabnya, mereka yang mengalami diabetes harus menghindari makanan yang mengandung glikemik tinggi.
2. Kurang aktivitas fisik Gaya hidup pasif juga berisiko membuat gula darah melonjak tinggi. Pasalnya, aktivitas fisik bisa mempengaruhi sensitivitas insulin hingga 48 jam yang bisa membuat gula darah seimbang. Agar gula darah seimbang, penderita diabetes bisa melakukan olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang.
3. Merokok Merokok juga berpotensi membuat gula darah melonjak. Selain itu, merokok juga bisa membuat tubuh menjadi resisten terhadap insulin. Tentunya, ini bisa menyebabkan gula darah semakin tak terkontrol yang bisa berdampak serius bagi penderita diabetes.
4. Stres Stres juga bisa menyebabkan produksi kortisol meningkat. Hal ini bisa meningkatkan glukosa dan mengurangi efektivitas insulin. Akibatnya, kadar gula dalam tubuh meningkat. Untuk menghindari hal ini, kita bisa melakukan manajemen stres dengan melakukan latihan yoga atau meditasi. Baca juga: 3 Cara Jaga Berat Badan Usai Berpuasa
Baca juga: Anton Medan Meninggal Dunia, Mengenal Gejala Stroke Akibat Diabetes, Perhatikan Wajah & Cara Bicara
Baca juga: Apakah Anda Penderita Diabetes ? Bolehkah Anda Makan Nasi Putih? Jawaban Dokter Takaran Nasi
Baca juga: Bisa Jadi Anda Derita Penyakit Diabetes Tipe 2 Jika Sering Haus. Harus Diwaspadai!
Baca juga: Begini Syarat Bagi Penderita Diabetes yang Boleh Ikut Vaksinasi Covid-19
5. Kurang tidur Riset dari Boston University School of Medicine membuktikan, orang yang tidur kurang dari enam jam semalam rentan mengalami komplikasi gula darah.
Pasalnya, kurang tidur bisa memicu stres kronis yang turut meningkatkan gula darah dan membuat tubuh rentan mengalami resistensi insulin. Baca berikutnya Cara Menurunkan Kolesterol Tinggi secara(*/kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ilustrasi-diabetes_20180415_151440.jpg)