Kamis, 9 April 2026

Beda dengan Orang Dewasa, Wajib Tahu Moms Gejala TBC pada Anak

Di sisi lain, gejala yang ditimbulkan oleh penyakit TBC terhadap anak berbeda dengan orang dewasa.

Editor: Rosalina Woso
pos kupang/ant/reuters
Ilustrasi: paru-paru yang terkena penyakit menular TBC 

Beda dengan Orang Dewasa, Wajib Tahu Moms Gejala TBC pada Anak

POS-KUPANG.COM--Tuberkolosis atau TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini masih menjadi masalah di negara Indonesia.

Bagaimana tidak? Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebutkan jika Indonesia berada di peringkat ketiga sebagai pengidap TBC terbesar. Setelah India dan Tiongkok.

Nyatanya, pengidap TBC tidak hanya pada orang dewasa saja. Tapi juga pada anak-anak.

Bahkan, anak-anak lebih rentan terhadap TBC karena tidak memiliki daya tahan sekuat orang dewasa.

Di sisi lain, gejala yang ditimbulkan oleh penyakit TBC terhadap anak berbeda dengan orang dewasa.

Hal ini disampaikan oleh dr Rifan Fauzie, SpA. Jika orang dewasa ditandai dengan adanya batuk kronis disertai dan darah, namun pada anak tidak selalu harus serupa.

Anak-anak yang mengindap penyakit TBC ditandai dengan turunnya nafsu makan. Kerap diare dan demam yang cukup lama. Selain itu, pertumbuhan tinggi dan berat pada anak mengalami gangguan karena susah makan tadi. Sehingga penurunan berat badan yang drastis bisa menjadi bentuk gejala.

"Kalau anak tidak sepenuhnya mirip. Seringkali badan panas, batuk pilek sembuh," ucapnya pada live streaming Radio Kesehatan, Kamis (25/3/2021).

Namun ada beberapa kasus yang anak juga rawan mengalami batuk. Oleh karenanya dr Rifan menyarankan kepada setiap orangtua untuk segera memeriksakan ke dokter. Apa lagi jika batuknya sudah sangat lama dan berulang. Karena bisa dicurigai sebagai bentuk TBC Paru-paru.

Mengenal Lebih Jauh Tentang TBC

Tuberkulosis atau yang biasa disebut TBC merupakan penyakit paru-paru akibat kuman Mycobacterium tuberculosis yang menyerang dan merusak jaringan tubuh manusia.

Bakteri Mycobacterium tuberculosis dapat ditularkan melalui saluran udara.

TBC biasanya menyerang paru-paru, namun bisa juga menyebar ke tulang, kelenjar getah bening, sistem saraf pusat, jantung, dan organ lainnya.

Jenis tuberkulosis yang diderita oleh pasien sering kali merupakan infeksi TBC laten, di mana terdapat bakteri TBC yang "tertidur" atau belum aktif secara klinis.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved