Rabu, 15 April 2026

Guru SMAK Frateran Ndao Dapat Pembekalan Soal Akreditasi dan AKM

Sebanyak 60 orang guru dan pegawai di lingkup SMAK Frateran Ndao mendapatkan pembekalan dalam bentuk work shop

Editor: maria anitoda
pos-kupang.com
Guru SMAK Frateran Ndao Dapat Pembekalan Soal Akreditasi dan AKM 

POS-KUPANG.COM,ENDE— Guru SMAK Frateran Ndao Dapat Pembekalan Soal Akreditasi dan AKM

Sebanyak 60 orang guru dan pegawai di lingkup SMAK Frateran Ndao mendapatkan pembekalan dalam bentuk work shop dengan menghadirkan

pembicara tunggal asesor nasional, Frater Dr.Klemens Mere,SE, Mpd, MM, MH, M.A.P, BHK.

Baca juga: Kapolsek Pulau Ende Gandeng RT dan Tokoh Agama Ajar Remaja Tertib Gunakan Media Sosial

Baca juga: SMAK Frateran Ndao Ende Gelar Workshop Akreditasi 

Dalam rilis yang diterima POS KUPANG dari guru SMAK Frateran Ndao, Yohanes Mariano Banggo, Kamis (25/3/2020) di Ende menyatakan bahwa

dalam work shop itu para guru diberikan materi tentang akreditasi dan juga Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) serta rencana pelaksanaan

pembelajaran (RPP) yang merupakan pegangan bagi seorang guru dalam mengajar didalam kelas.

Dikatakan materi akreditasi berdasarkan aturan terbaru yang terdiri atas 4 komponen yakni autcome dan pengelolaan juga proses pembelajaran serta guru.

WORK SHOP/Guru dan pegawai SMAK Frateran Ndao Ende sedang mengikuti work shop, Selasa (23/3/2020)
Upload Image
WORK SHOP/Guru dan pegawai SMAK Frateran Ndao Ende sedang mengikuti work shop, Selasa (23/3/2020) Upload Image (pos-kupang.com)

Pihaknya menilai pentingnya materi semsen kompetensi minimum yakni guru diberikan pengetahuan tentang strategi maupun langkah dalam

merumuskan pembelajaran merdeka belajar yang merupakan program Menteri Pendidikan dan kebudayaan RI, Nabil Makarim, yang bermuara pada

asemen nasional yang menitikberatkan pada tiga hal yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) juga survei karakter dan lingkungan belajar.

Para guru juga diminta untuk membuat RRP satu lembar pembelajaran daring dan luring yang terbaru fokus pengembangan 6 C yaitu creativity

(kreatifitas) , collaboration (kerjasama), communication (Komunikasi), compassion (kasih saying) , critical thinking (berpikir kritis) , computational logic. (logika komputasi).

Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, RI Nabil Makarim, saat ini para guru belum focus mengembangkan 6 C oleh karena itu para guru

diminta untuk focus mengembangkan 6 C tersebut. Sebelumnya Kepala Sekolah SMAK Frateran Ndao, Frater Wiliam Satel Sura BHK kepada POS KUPANG.COM mengatakan para guru yang mengikuti

work shop mendapatkan materi tentang Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) guna mengukur kemampuan minimal yang dibutuhkan para siswa.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved