Guru SMAK Frateran Ndao Dapat Pembekalan Soal Akreditasi dan AKM
Sebanyak 60 orang guru dan pegawai di lingkup SMAK Frateran Ndao mendapatkan pembekalan dalam bentuk work shop
POS-KUPANG.COM,ENDE— Guru SMAK Frateran Ndao Dapat Pembekalan Soal Akreditasi dan AKM
Sebanyak 60 orang guru dan pegawai di lingkup SMAK Frateran Ndao mendapatkan pembekalan dalam bentuk work shop dengan menghadirkan
pembicara tunggal asesor nasional, Frater Dr.Klemens Mere,SE, Mpd, MM, MH, M.A.P, BHK.
Baca juga: Kapolsek Pulau Ende Gandeng RT dan Tokoh Agama Ajar Remaja Tertib Gunakan Media Sosial
Baca juga: SMAK Frateran Ndao Ende Gelar Workshop Akreditasi
Dalam rilis yang diterima POS KUPANG dari guru SMAK Frateran Ndao, Yohanes Mariano Banggo, Kamis (25/3/2020) di Ende menyatakan bahwa
dalam work shop itu para guru diberikan materi tentang akreditasi dan juga Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) serta rencana pelaksanaan
pembelajaran (RPP) yang merupakan pegangan bagi seorang guru dalam mengajar didalam kelas.
Dikatakan materi akreditasi berdasarkan aturan terbaru yang terdiri atas 4 komponen yakni autcome dan pengelolaan juga proses pembelajaran serta guru.
Pihaknya menilai pentingnya materi semsen kompetensi minimum yakni guru diberikan pengetahuan tentang strategi maupun langkah dalam
merumuskan pembelajaran merdeka belajar yang merupakan program Menteri Pendidikan dan kebudayaan RI, Nabil Makarim, yang bermuara pada
asemen nasional yang menitikberatkan pada tiga hal yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) juga survei karakter dan lingkungan belajar.
Para guru juga diminta untuk membuat RRP satu lembar pembelajaran daring dan luring yang terbaru fokus pengembangan 6 C yaitu creativity
(kreatifitas) , collaboration (kerjasama), communication (Komunikasi), compassion (kasih saying) , critical thinking (berpikir kritis) , computational logic. (logika komputasi).
Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, RI Nabil Makarim, saat ini para guru belum focus mengembangkan 6 C oleh karena itu para guru
diminta untuk focus mengembangkan 6 C tersebut. Sebelumnya Kepala Sekolah SMAK Frateran Ndao, Frater Wiliam Satel Sura BHK kepada POS KUPANG.COM mengatakan para guru yang mengikuti
work shop mendapatkan materi tentang Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) guna mengukur kemampuan minimal yang dibutuhkan para siswa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/work-shopguru-dan-pegawai-smak-frateran-ndao-ende-sedang-mengikuti-work-shop-selasa-2332020.jpg)